PENDIDIKAN

Mendikbud: Produk Budaya Harus Punya Nilai Tambah dalam Penjualan

MONITOR, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengapresiasi Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatra Barat, yang telah menyelenggarakan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnaval (SISSCA).

Ia mengatakan, penyelenggaraan SISSCA merupakan kreativitas Pemkot Sawahlunto dalam memberikan nilai tambah atau penjenamaan (branding) pada Songket Silungkang.Menurut Mendikbud, di era industri 4.0 sekarang ini setiap negara berada dalam kompetisi yang sangat menantang, maka setiap produk yang ditawarkan ke pasar harus ada branding, harus ada unique sellingnya, sehingga butuh daya kreatif dan inovatif dalam mengelola itu.

“Saya lihat, SISSCA ini termasuk dalam daya inovatif Sawahlunto untuk mem-branding dan mempromosikan Songket Silungkang. Bagus sekali, publik jadi tahu bahwa Songket Silungkang dari Sawahlunto ini selain kaya dengan sejarah dan budaya juga sangat indah sekali saat didesain sedemikian rupa dalam beragam pola busana,” kata Mendikbud dalam sambutannya di Sawahlunto International Songket Silungkang Carnaval yang berlangsung di kawasan Pasar Remaja Sawahlunto, Minggu (8/9/2019).

Mendikbud mengatakan, pemerintah daerah harus kreatif dan inovatif dalam melestarikan sekaligus menjual prospek kekayaan produk lokal. Jangan sampai produk lokal kalah bersaing karena tidak ada sentuhan kreativitas dan inovasi.

Songket Silungkang telah masuk dalam warisan budaya takbenda nasional. Mendikbud menuturkan, hal ini semakin memperkuat unique selling yang dimiliki Songket Silungkang.

“Sehingga sekarang, agar pemasaran Songket Silungkang ini bisa memberikan manfaat lebih besar bagi pengrajin/penenun maupun penjahit dan penjual di toko-toko, memang diperlukan kerja keras Pemkot Sawahlunto bersama masyarakat untuk meningkatkan prospek daya jual maupun promosi Songket Silungkang tersebut,” tuturnya.

Sawahlunto International Songket Silungkang Carnaval (SISSCA) berlangsung meriah dengan warna-warni keberagaman desain Songket Silungkang yang ditampilkan oleh lebih dari 100 tim, termasuk tim yang terdiri dari mahasiswa asing dari Universitas Andalas dan tim negara tetangga Malaysia. Sebelum arak-arakan karnaval parade peserta SISSCA tersebut, Dirjen Merek Indikasi Geografis Kementerian Hukum dan HAM RI menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis untuk Songket Silungkang.

Walikota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, Songket Silungkang merupakan warisan mahakarya leluhur Silungkang yang terus dilestarikan sampai sekarang. 

“Bagi kami, ini bukan sekedar kain biasa. Songket Silungkang punya nilai kekayaan sejarah dan budaya yang luar biasa. Kini, kami mengupayakan agar nilai potensi ekonomi Songket Silungkang ini juga semakin meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat penenun maupun penjual Songket Silungkang tersebut,” katanya.

Memanfaatkan kedatangan Mendikbud Muhadjir Effendy, Walikota Deri Asta juga menyampaikan harapan agar Mendikbud serta jajaran tamu nasional lainnya yang hadir dapat turut membantu mempromosikan Songket Silungkang.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

14 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

18 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

19 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

23 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

23 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

1 hari yang lalu