Ketua Setara Institute, Hendardi (dok: sebar.com)
MONITOR, Jakarta – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK mengungkapkan bahwa dalam seleksi yang dilakukan selama ini cenderung mengedepankan bidang pencegahan.
Demikian disampaikan Anggota Pansel Hendardi dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi III DPR, Senayan, Senin (9/9).
“Pansel yang dibentuk Presiden kali ini berusaha untuk menyodorkan kandidat putra/putri terbaik bukan hanya untuk melakukan pemberantasan korupsi. Tetapi lebih berfokus kepada pencegahan,” kata Hendardi.
Diakui dia, dalam proses seleksi, pasti terjadi dinamika yang itu sangat terasa sekali. Bahkan, pertama terbentuknya Panesl pun sudah langsung ada kritikan yang dilayangkan kepada tim pimpinan Yenti Garnasih tersebut.
“Begitu kami menerima SK pada hari pertama, baru melakukan sistem perencanaan kerja seleksi pada hari kedua, kapabilitas kami sudah dikritik dan dinilai tidak maksimal. Jadi kalau ada yang merasa tidak puas sejak awal juga sudah banyak mengeluhkan,” ujarnya.
Meski mendapat sejumlah kritikan, Hendardi memastikan, Pansel tidak mau didikte, lantaran telah memiliki pola dan alat uji yang dinilai ketat dan maksimal untuk menghasilkan kandidat yang diharapkan.
“Pada proses seleksi periode ini, memang ada penambahan beberapa pengujian agar lebih mendapatkan kandidat pimpinan KPK yang diharapkan. Karena itu, jangan heran kalau ada beberapa kandidat petahana yang tidak lolos, karena ada beberapa penambahan pengujian,” pungkas dia.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…
MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…
MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…
MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…