Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon
MONITOR, Jakarta – Rencana Pemindahan Ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan jangan hanya menjadi keinginan Presiden Jokowi saja, tanpa mendengar aspirasi rakyat Indonesia.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam acara Seminar Pemindahan Ibu kota, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (3/9).
“Jangan hanya jadi keinginan presiden sendiri atau keinginan kelompok (tertentu), tapi keinginan dan kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Fadli.
Masih dikatakan dia, pemindahan Ibu kota bukan hanya membutuhkan waktu yang panjang, melainkan harus mempunyai payung hukum yang jelas.
“Karena, ada setidaknya lima Undang-Undang yang harus direvisi,” papar politikus Gerindra itu.
Kendati demikian, diakui politikus Gerindra ini, soal pemindahan Ibu kota banyak dilakukan oleh negara-negara lain di dunia, tapi ada syarat penting. Yaitu, harus dalam keadaan ekonomi baik, kemiskinan dan pengangguran sudah diatasi.
“Sekarang kita lihat utang luar negeri besar, persoalan pangan dan energi, jadi masih ada persoalan dasar. Lalu tiba-tiba memindahkan Ibu kota dengan biaya besar,” ujar dia.
“Ini juga belum ada di APBN lantas siapa yang membiayai pemindahan ibu kota ini? Tentu menimbulkan kekhawatiran,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri…
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah…
MONITOR, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, memberikan pernyataan tegas terkait implementasi…
MONITOR, Jakarta – Lembaga pemeringkatan internasional SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026 menempatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta…
MONITOR, Cikampek — Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan…