PARLEMEN

Blokir Jaringan Data di Papua, Fadli Zon: Bredel Gaya Baru

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai sikap pemerintah yang mematikan jaringan data telekomunikasi (internet) hanya menunda permasalahan penanganan kerusuhan di Papua.

“Menurut saya tidak akan menyelesaikan masalah. persoalannya itu hanya menunda masalah, sama blokir itu kan menunda,” kata Fadli kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (29/8).

Ia mengingatkan agar penangan permasalahan Papua tidak dengan cara-cara pemblokiran seperti itu. Jangan sampai, sambung Fadli, pemerintah justru seperti menggampangkan penanganan tersebut.

“Jadi harus kita hadapi (termasuk terhadap kebenaran informasi yang berkembang),  jangan kita seolah-olah menggampangkan, sebab ada akar persoalan yang sangat penting,” tegas dia.

Di sisi lain, imbuh Fadli, pemblokiran yang dilakukan pemerintah , justru akan membuat persoalan baru, yakni mengenai hak-hak masyarakat Papua yang merasa dibatasi ruang geraknya.

“Justru itu membuat masalah baru karen hak-hak masyarakat dikurangi seperti ini. Hak untuk mendapatkan akses internet itu hak dasar, tidak  boleh seenaknya main delay,” ucap politikus Gerindra itu.

Oleh karena itu, Fadli menyarankan agar pemerintah menormalkan kembali jaringan data telekomunikasi di tanah Papua, supaya dapat diketahui secara detail aspirasi yang ingin oleh masyarakat maupun tokoh adat hingga mahasiswa di sana.

“Normalkan dong. kita dengarkan tokoh-tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa. maunya apa.menurut saya harus diakhiri krn justru jadi perhatian dunia something wrong. kita kayanya defensif mau menutupi informasi seperti jaman dulu. dulu kan dibredel. ini kan bredel bentuk baru namanya,” pungkas dia.

Recent Posts

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

5 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

1 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

2 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu