PARLEMEN

Bintang Kejora di Depan Istana Negara, Ini Reaksi Fadli Zon

MONITOR, Jakarta – Pengibaran bendera bintang Kejora di depan Istana Negara dalam aksi Papua, Rabu (28/8) secara terang-terangan terus menuai tanggapan yang beragam.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon misalnya. Ia mengaku bingung dengan pendekatan yang tengah diterapkan pemerintahan era Presiden Jokowi dalam menghadapi persoalan mengenai Papua.

“Ini yang menurut saya menjadi masalah, ini pendekatannya mau seperti apa dalam penanganan persoalan Papua, apakah kemudian sudah boleh (kibarkan,red)?, kalau boleh, ya tidak ada masalah,” kata Fadli kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (29/8).

Insiden pengibaran bendera Bintang Kejora itu, sambung dia, justru akan membuat bingung dan akan menjadi pertanyaan bagi publik terkait dengan sikap pemerintah.

“Saya melihat ini kan menjadi sebuah pertanyaan, bagaimana sikap kita dalam menyikapi Papua ini?, apalagi di depan Istana Negara. Saya sih yang termasuk berpendapat, ini harus didiskusikan dan didudukan (bersama) termasuk bendera di Aceh misalnya, kalau ini merupakan bagian yang perlu kita lakukan satu kajian terhadap bendera ini,”paparnya.

“Termasuk bendera di Aceh dan Papua dan sebagainya, selama masih merupakan aspirasi masyarakat dan dalam kerangka NKRI, kenapa tidak,” ujar politikus Gerindra itu.

Jangan justru publik mencurigai, imbuh Fadli, adanya upaya pembiaran terkait dengan insiden pengibaran bendera terlarang tersebut.

“Kita harus dudukan dulu persoalan ini, karena orang (publik) akan bingung, kenapa kok ini bebas (berkibar) seperti itu?, apakah tidak ada penegakan hukum, atau apa takut dalam menegakan hukum, atau memang membiarkan,” tandasnya.

Recent Posts

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

5 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

1 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

2 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu