ENERGI

Wamen ESDM: Tahun ini 3 Blok Migas sudah Laku

MONITOR, Jakarta – Tiga blok minyak dan gas bumi (migas) tersebut terdiri dari 2 blok migas hasil lelang tahap I tahun 2019, yaitu Blok Anambas di lepas pantai Kepulauan Riau dan Blok Selat Panjang yang berlokasi daratan Riau.

Sementara 1 blok migas lainnya yaitu blok West Ganal di lepas pantai Selat Makassar, merupakan hasil lelang tahap II yang baru saja diumumkan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, Senin (26/8) kemarin.

Sebagaimana diketahui, Konsorsium Eni Indonesia Limited – PT Pertamina (Persero) – Neptune Energy West Ganal B.V. menjadi pemenang lelang di blok West Ganal ini.

“(Blok West Ganal) ini daerahnya easy code, kenapa? karena LNG Bontang ada disitu, jadi (untuk gas) sudah ada LNG plant-nya. Kami yakin sekali dengan konsorsium ini mampu melakukan yang terbaik untuk pengelolaan West Ganal,” jelas Arcandra.

Sementara, untuk blok migas yang belum memiliki pemenang, utamanya karena waktu lelang yang kurang panjang. Arcandra meyakini bahwa jumlah blok migas yang laku dilelang akan terus bertambah, mengingat saat ini Pemerintah juga tengah menawarkan 4 blok migas di lelang tahap III. Keempat blok tersebut adalah East Gebang di Sumatera Utara, West Tanjung I di Kalimantan Tengah, Belayan I di Kalimantan Timur dan blok Migas Cendrawasah VIII di Papua.

Berdasarkan jadwal, penawaran lelang tahap III tahun 2019 saat ini berada pada tahap akses bid document yang dimulai sejak tanggal 26 Juli hingga 18 Oktober 2019. Untuk pemasukan dokumen partisipasi akan dilaksanakan pada 18 Oktober 2019 hingga 25 Oktober 2019.

Keyakinan ini bukan tanpa alasan, mengingat saat ini data migas telah transparan seiring telah diterbitkannya Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Minyak dan Gas Bumi.

“Kita sampaikan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) migas, apakah data yang kita miliki sudah cukup untuk digunakan sebagai bahan lelang? Kita perlihatkan dulu bahwa kita punya data segini, cukup atau tidak. Ini yang membedakan, kita terus permudah. Kita tidak mau lagi lelang tanpa data yang cukup bagi kontraktor,” jelas Arcandra.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi menambahkan, Pemerintah optimis dengan diterbitkannya Permen ini dapat mengundang sebesar-besarnya investasi di hulu migas. Pemerintah memberikan akses data kepada semua pihak yang membutuhkannya dengan akses yang sebesar-besarnya bagi pihak yang terdaftar menjadi anggota.

“Menjadi anggota berhak mendapatkan akses paket data pada penawaran Wilayah Kerja secara gratis serta mendapatkan paket data gratis untuk pemenang lelang. Sedangkan bagi bukan anggota, akses data diberikan terbatas hanya untuk data umum, data dasar, data olahan dan data interpretasi yang telah melewati masa kerahasiaan. Kemarin saat aplikasi ini dipresentasikan kepada kontraktor migas, mereka mengakui bahwa aplikasi data migas ini sangat membantu dalam melakukan pengelolaan data migas. Silahkan, bisa diakses di alamat datamigas.esdm.go.id,” ujar Agung.

Recent Posts

Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Sumbar Pascabencana

MONITOR, Padang - Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat tidak hanya menyebabkan…

8 jam yang lalu

Menaker: Pemagangan Nasional Perkecil Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Industri

Yogyakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Pemagangan Nasional merupakan program prioritas Presiden…

8 jam yang lalu

Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru

MONITOR, Semarang - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong kolaborasi…

8 jam yang lalu

Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027, Biaya yang Ditanggung Jemaah Turun Rp3,4 Juta

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengumumkan hasil pembahasan Panitia Kerja…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Buka Akses Startup Indonesia ke Investasi Global

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuka akses yang lebih luas…

19 jam yang lalu

Kementan dan GPPU Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Perunggasan Nasional

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…

2 hari yang lalu