PARLEMEN

Hadir di Rapat Paripurna, Sri Mulyani Tanggapi Pandangan Fraksi Soal RAPBN 2020

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan tanggapan pemerintah terhadap pernyataan fraksi-fraksi atas Rancangan Anggaran Penerimaan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Diungkapkan dia, pemerintah akan memberikan insentif fiskal maupun non fiskal sebagai bentuk strategi dalam rangka menarik investasi masuk ke Indonesia.

“Kinerja investasi akan mengambil peran penting dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi ke depan. Untuk itu, Pemerintah telah berupaya menyelesaikan berbagai hambatan dan melakukan berbagai terobosan kebijakan yang tepat,” kata Menteri Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (27/8).

“Yaitu melalui perbaikan dan penyederhanaan regulasi untuk mempermudah usaha, promosi investasi, pendalaman sektor keuangan, dan peningkatan partisipasi swasta,” tambahnya.

Di samping itu, sambung dia, pemerintah juga akan memberikan dukungan dalam bentuk insentif fiskal maupun non-fiskal.

Tidak hanya itu, Sri Mulyani juga mengatakan bahwa pemerintah bersama otoritas moneter dan jasa keuangan juga selalu memantau dan menyiapkan langkah antisipatif untuk merespons dinamika ketidakpastian perekonomian global yang terjadi saat ini. Serta di waktu ke depan, yang berpotensi dapat memengaruhi momentum peningkatan pertumbuhan perekonomian nasional.

“Pemerintah akan mendorong sektor sekunder tumbuh lebih tinggi, antara lain melalui berbagai insentif fiskal pada sektor industri dalam bentuk tax allowance, tax holiday, subsidi pajak, insentif PPN, serta fasilitas kepabeanan untuk pengembangan kawasan tertentu,” papar dia.

Dengan harapan, imbuh Sri Mulyani, pemberian insentif fiskal dapat meningkatkan kinerja sektor industri yang memberikan nilai tambah terhadap produk ekspor.

“Diharapkan dengan insentif fiskal tersebut dapat meningkatkan kinerja sektor industri yang dapat memberikan nilai tambah terhadap produk ekspor yang bernilai tambah tinggi serta industri padat karya yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” pungkas dia.

Recent Posts

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

14 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

22 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

1 hari yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

1 hari yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu