Lulung dan Oding Saling Klaim sebagai Pimpinan Bamus Betawi

446
Zainuddin alias Oding (kiri) dan Abraham Lunggana alias Haji Lulung (kanan)

MONITOR, Jakarta – Perpecahan di tubuh Badan Musyawah (Bamus) Betawi akhirnya tak bisa dihindari. Ini setelah dua tokoh Betawi yakni Abraham Lunggana alias Haji Lulung dan Zainuddin alias Oding saling mengklaim sebagai Ketua Bamus Betawi.

Lulung mengatakan, kalau dirinya menjadi Ketua Bamus setelah melalui proses pemilihan di ajang Musyawarah Besar (Mubes) di Hotel Twin Plaza, September 2018 lalu.

Oleh karenanya, Lulung sangat menyayangkan adanya pengurus Bamus tandingan yang di pimpin oleh Zainuddin alias Oding.

Diceritakan Lulung, pada saat Mubes Bamus Betawi digelar di Hotel Twin Plaza, 1-2 September 2018 lalu, tanpa alasan yang jelas Oding Cs memilih walk out, sementara Lulung Cs tetap melangsungkan acara Mubes hingga dirinya terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Bamus Betawi.

“Saya kira kalau Bang Oding mau jadi Ketua Bamus Betawi tunggu saja lima tahun ke depan. Jangan buat Bamus Betawi tandingan,” sindir Lulung.

Dikatakan Lulung, tanpa disadari Oding, dengan membentuk Bamus Betawi tandingan, Oding secara tidak langsung sudah menimbulkan perpecahan di tubuh masyarakat Betawi.

“Organisasi ini wadah berhimpun orang-orang Betawi. Kalau mereka (Zainuddin Cs) mau melakukan pelantikan pengurus Bamus Betawi versi mereka, jujur secara sadar, kita dirugikan. Kalau mereka mengklaim orang Betawi, artinya Betawi semakin hari semakin kecil. Padahal Jakarta sebagai tempat orang Betawi, saat ini menjadi sorotan untuk seluruh provinsi,” ujar Lulung.

Oleh karenanya lanjut Lulung, sesuai tagline “Yuk Guyub, Jaga Kampung Kite”, pihaknya tetap berupaya untuk mengajak Zainuddin Cs bergabung dengan Bamus Betawi yang dipimpinnya. Menurutnya, Bamus Betawi bukan organisasi politik yang secara kebiasaan sering melakukan upaya-upaya mencari dirinya untuk bisa diakui.

“Bamus Betawi ini adalah lembaga adat tempat wadah berkumpulnyakaum Betawi. Mereka harus sadar dan mengerti organisasi. Bamus Betawi ini hasil Musyawarah Besar, musyawarah tertinggi. Kalau ada beda pendapat, ya tunggu lima tahun lagi,” tandas Lulung.

Sementara itu Oding tetap bersikukuh kalau dirinyalah Ketua Bamus Betawi yang diamanahkan oleh masyarakat Betawi.

Menurut Oding, dirinya terpilih menjadi Ketua Bamus, setelah Majelis Adat menentukan pilihan kepada dirinya.

“Jadi yang memegang kekuasaan tertinggi di Bamus Betawi ini adalah Majelis Adat. Nah saya menjadi Ketua Bamus Betawi dipilih atau diangkat oleh Majelis Adat,” terang Oding.

Karena Bamus Betawi adalah lembaga adat, jadi untuk proses pemilihan Ketua Bamus itu ada ditangan Majelis Adat.

Menyinggung soal hasil Mubes Bamus Betawi di Hotel Twin Plaza yang menetapkan Lulung sebagai Ketua Bamus Betawi ?

Dijawab Oding, dirinya tidak pernah mengakui adanya Mubes Bamus Betawi di Hotel Twin Plaza.

“Saya dan teman-teman ormas Betawi seperti FBR dan FORKABI memang walk out saat itu. Sebab ada aturan yang dilanggar dalam acara mubes tersebut,”ujarnya.

Aturan yang dilanggar tersebut, kata Oding, dimana Mubes Bamus Betawi yang seharusnya memilih Ketua Majelis Adat malah jadi ajang pemilihan Ketua Bamus.

“Itu yang kami tak setuju, makanya kami memilih walk out,” tegas Oding

Hingga akhirnya, Mubes Bamus Betawi kembali digelar di Ancol. Terpilihlah Ketua Majelis Adat Eddy Nalapraya.

“Dan Eddy Nalapraya beserta anggota Majelis Adat lainnya memilih dan menunjuk saya sebagai Ketua Bamus Betawi,” pungkas Oding.

Berikut Susunan Pengurus Bamus Betawi Pimpinan Haji Lulung dan Pimpinan Oding

Pengurus Bamus Betawi Pimpinan Lulung

Majelis Adat Betawi
Ketua : Nuri Thahir
Sekertaris : Bambang Sutjipto Syukur
Anggota. : Abdul Syukur, Efendy Yusuf, Rudi Saleh, Silviana Murni, Syam, Fauzi Bowo.

Ketua Bamus Betawi : Haji Lulung
Wakil Ketua : Eki Pitung
Wakil Ketua. : Rachmat HS
Sekertaris : Syarif Hidayatullah
Bendahara. : Djuli Zulkarnaen

Pengurus Bamus Betawi Pimpinan Oding

Majlis Adat Betawi :
Ketua : Edi Nalapraya
Sekertaris : Luthfi Hakim
Anggota. : Nachrowi Ramli, KH. Ahmad Jaelani, Ridwan Saidi, KH. Muhar Muchtar, Hj. Ida Wara Suprida, Zainuddin, Syamsudin Chaesy.

Ketua Bamus Betawi : Zainuddin alias Oding
Wakil Ketua : Chotibi Achyar, Aziz Khafia, Diah Wati
Ketua Harian : Anwar Al Batasi
Sekertaris : M. Ikhsan
Bendahara Umum : Budi Hermasyah