LRT Cawang-Cibubur Siap Beroperasi Akhir Oktober

26
LRT

MONITOR, Jakarta – Menteri BUMN memastikan proyek Light Rail Transit (LRT) tahap 1 untuk lintas layanan Cawang-Cibubur bisa beroperasi pada Oktober 2019. 

Hal ini diungkapkan Menteri Rini saat meninjau langsung Pitstop temporarry LRT di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Kamis (23/8).

“Saya ke sini untuk memastikan proyek LRT Lintas Cawang-Cibubur berjalan on track, dan kita targetkan beroperasi komersil di akhir Oktober. Sebelum beroperasi, tentunya ada tahapan testing dan simulasi untuk mengecek betul kesiapannya baik jalur, listrik dan lain-lain,” ujar Rini.

Ia menambahkan, Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait sertifikasi dan izin untuk mendukung pengoperasian LRT secara komersil. Saat ini, progres proyek LRT jalur Cawang-Cibubur telah mencapai 85%.

“Nantinya, satu kereta LRT itu membawa 6 gerbong dengan kapasitas 1.200 penumpang. Keretanya sudah siap dari PT INKA (Persero). Saya optimistis bisa selesai sesuai target dan kami akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub untuk izin dan sertifikatnya,” sambungnya.

Sementara, Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto menambahkan, secara keseluruhan pembangunan prasarana LRT Jabodebek tahap I telah mencapai 64,4%.

LRT Jabodebek tahap 1 terdiri dari tiga lintas layanan yaitu, Lintas Cawang-Cibubur dan Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dan Lintas Cawang-Bekasi Timur.

‘Kita optimis berjalan on track untuk pembangunan tahap 1. Saat ini, pekerjaan yang sedang dilakukan di lintasan meliputi proses pemasangan longspan, pemasangan trackwork atau jalur rel, pembangunan stasiun di tiga lintas pelayanan dan pembangunan temporary pitstop di akhir lintas pelayanan I,” urai Budi.

Untuk pekerjaan stasiun, ada beberapa titik stasiun untuk LRT Jabodebek, antara lain Stasiun Harjamukti, Stasiun Ciracas, Stasiun TMII, Stasiun Cikunir, Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Cawang, Stasiun Kuningan hingga Stasiun Dukuh atas.