Polisi Intensif Periksa Penyerang di Polsek Wonokromo Terkait Dugaan ISIS

31
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (net)

MONITOR, Jakarta – Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki secara intensif terkait penyerangan yang terjadi di Mapolrlsek Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur.

Salah satunya, Ikhwal dugaan aksi yang dilakukan Imam Musthafa terafiliasi jaringan ISIS atau tidak.

Hal itu merujuk dari bukti-bukti yang ditemukan saat tas pelaku diperiksa, dan diketemukan berupa air softgun, celurit, ketapel dan sejumlah Logo ISIS.

“Ya sedang di dalami (terkait jaringan ISIS) oleh tim Densus,” kata Karopenmas, Minggu (18/8).

Lebih lanjut, Jenderal bintang satu itu masih enggan menjelaskan secara detail sosok pelaku.

Termasuk, dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi penyerangan tersebut, diakui Dedi masih diproses oleh tim Densus 88 anti teror.

“Masih di dalami (soal keterlibatan pihak lain,red). Nanti kalau sudah ada rilis resmi dari densus baru disampaikan,” terangnya.

Hingga kini, tim Densus masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku teroris. 
Seperti diberitakan, pelaku telor teroris berinisial IM (30) warga Madura.

Pelaku melakukan aksi penyerangan dengan pembacokan terhadap dua anggota Polsek Wonokromo, Jawa Timur. IM diduga teroris yang terafiliasi dengan ISIS.