Berkesempatan Coba Mobil Formula UNS, Ini Reaksi Akhmad Muqowam

39
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Akhmad Muqowam. Foto: monitor.co.id

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Akhmad Muqowam mengapresiasi dan mendukung Tim Bengawan Formula Student Universitas Negeri Surakarta (UNS) dalam perlombaan ajang Internasional Student Formula Japan (SFJ) 2019 yang akan diselenggarakan oleh Society of Automotive Engineers of Japan (SAE) pada 27-31 Agustus mendatang.

“Kami atas nama DPD RI, mengapresiasi, mendukung dan mendoakan untuk kesuksesan Tim Bengawan di panggung Internasional. Jangankan 20 besar, semoga lebih dari itu hasilnya,” kata Muqowam saat pelepasan Tim Bengawan bersama Wakil Rektor III US Prof.DR. Kuncoro Diharjo serta perwakilan Pemerintah Kota Surakarta di halaman Gedung Rektorat UNS, Surakarta, Senin (12/08).

Mobil formula yang akan dilombakan diberi nama Yudhistira yang merupakan nama putra pertama Pandawa dalam dunia pewayangan, dengan maksud dan harapan agar tangguh menghadapi rintangan dan cobaan dalam perlombaan nanti.

Untuk diketahui, pada tahun 2018 lalu, UNS sudah pernah mengikuti perlombaan yang sama dan mendapat peringkat 55 dari 103 tim yang berlaga, target tahun ini masuk di peringkat 20 besar internasional.

Akhmad Muqowam merasa bangga akan prestasi dari universitas yang ada di Provinsi Jawa Tengah ini dan mendoakan kesuksesan tim. Muqowam pun berkesempatan menaiki dan menyalakan mobil formula kebanggaan UNS tersebut

Sementara itu, Student Formula Japan sendiri merupakan kompetisi internasional tingkat mahasiswa untuk merancang, mendesain, dan memproduksi sebuah mobil balap formula. Dalam ajang tahunan itu, penilaian tidak hanya meliputi aspek performa mobil tapi juga seluruh proses pembuatannya.

Sebuah tim harus dapat mempresentasikan desain yang inovatif, serta perencanaan pembiayaan yang baik dengan memperhatikan nilai jual dari sebuah produk.

Lebih jauh Muqowam meminta seluruh yang hadir untuk mendoakan agar Tim Bengawan sukses yang membawa martabat bangsa, utamanya bagi warga Jawa Tengah.