Maknai Momentum Idul Adha, Ketua DPD RI Ajak Masyarakat Indonesia Bersatu

37

MONITOR, Kayong Utara – Ketua DPD RI Oesman Sapta (OSO) mengaku bahwa perayaan Idul Adha menjadi suatu momentum untuknya dan keluarga dalam memaknai peristiwa Nabi Ibrahim AS.

“Kita dicerminkan kalau kita tidak berhaji, kita harus melakukan apa di atas dunia ini terhadap lingkungan masyarakat Indonesia bahwa kita harus berbuat baik dan sebaik-baiknya. Itulah maknanya. Itulah artinya kurban,” kata OSO usai menjalankan salat Idul Adha di depan Masjid Oesman Al-Khair, Kayong Utara, Kalimantan Barat (11/8).

Di Idul Adha ini, senator asal Kalimantan Barat juga berpesan untuk Indonesia agar untuk kembali bersatu, pasca pelaksanaan Pemilu serentak 2019 kemarin. Tentunya, dengan tujuan yang sama membangun bangsa ini.

“Jadi, jangan ada lagi perbedaan-perbedaan pada saat ini. Mari kita sama-sama membangun bangsa ini bersama-sama,” tegas Oesman.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1440 H jatuh pada Minggu (11/8/2019). Maka umat Muslim merayakan Hari Raya Iduladha 2019 pada 10 Dzulhijjah 1440 H.

Ceramah salat Idul Adha disampaikan oleh Jafar Alkatiri yang merupakan Anggota DPD RI terpilih periode 2019-2024 asal Sulawesi Utara. 

Dalam ceramahnya, Ustaz Jafar kembali mengingatkan kisah Nabi Ibrahim yang mendapatkan perintah dari Allah SWT, untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail.

Keduanya pun ikhlas menjalankan perintah Allah SWT tersebut. Hingga akhirnya Allah SWT menunjukkan kebesarannya dengan mengganti menjadi domba dari surga.

Ustaz Jafar Alkatiri mengingatkan agar semua umat muslim bisa menghayati makna berkurban.

“Mudah-mudahan kita semua bisa menghayati makna kurban. Kalau belum mampu berkurban maka sembelihlah sifat sombong, merasa pandai dari yang lain dan sebagainya,” ucap Jafar. 
Turut hadir juga Benny Rhamdani Anggota DPD RI asal Sulawesi Utara.