MEGAPOLITAN

Kebudayaan Betawi Bakal Hadir Ramaikan JUMN 2019

MONITOR, Jakarta – Orang Betawi patut berbangga hati. Pasalnya kebudayaan Betawi akan diperkenalkan dalam acara Jakarta Model United Nationas (JMUN) 2019 yang diselenggarakan Indonesian Student Association for International Studies (ISAFIS).

Kebudayaan betawi akan diperkenalkan kepada para peserta yang merupakan siswa SMA dan mahasiswa dari dalam dan luar negeri.

JMUN merupakan simulasi Sidang Umum PBB dimana para peserta akan mewakili delegasi negara-negara PBB untuk menghasilkan resolusi bagi perubahan dunia. Gelaran JMUN 2019 ini diadakan di Universitas Bakrie, pada tanggal 1-4 Agustus 2019.

Kabag Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta H Jafar Abdul Malik mengungkapkan bahwa Pemprov DKI selalu memberikan bantuan dalam aktivitas kepemudaan.

“Kami ingin memperkenalkan budaya betawi kepada para pemuda dan juga dunia internasional,” ujar Jafar saat pembukaan JMUN di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (1/8).

Peserta JMUN terdiri dari 37 tim yang terdiri dari siswa SMA dan mahasiswa Perguruan Tinggi dalam dan luar negeri diantaranya Universitas Bakrie sendiri, UI, UGM, ITB, Universiti Utara Malaysia, National University of Singapore, Tokyo International University.

“Jumlah delegasi yang hadir 130 orang. Dari tingkat SMA sampai Universitas. Mereka akan diberikan kesempatan untuk memberikan pandangan soal isu-isu global seperti kesenjangan kesejahteraan dan diskriminasi terhadap kalangan minoritas,” kata Ketua Panitia Dizza Aliftsa.

Dizza mengungkapkan, kegiatn JMUN merupakan sebuah acara tahunan yang diadakan ISAFIS semenjak tahun 2011.

Program ini mengajak dan melatih anak muda dari SMA sampai kuliah untuk mencari solusi yang dapat diaplikasikan kepada isu-isu internasional yang sedang. Para peserta akan melaksanakan debat dan beberapa rangkaian diskusi, sehingga mampu melatih kemampuan negosiasi dan diplomasi yang akan sangat berguna di masa yang akan mendatang.

“Konferensi simulasi sidang PBB Jakarta MUN 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 1-4 Agustus 2019 di Universitas Bakrie, Kuningan,” tutupnya.

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

8 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

12 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

12 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

14 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

15 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

16 jam yang lalu