BERITA

Ketua DPR: Perluasan Koalisi Adalah Hal Yang Bagus

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan para elit politik ketika berbicara politik dan demokrasi jangan hanya berbicara tentang kekuasaan semata saja.

Menurut dia,  masih banyak hal lain yang perlu dibahas. Seperti masalah kesenjangan dan kemiskinan, kemandirian pangan dan energi, defisit anggaran, daya saing serta investasi.

“Selain itu, persoalan serius yg saat ini perlu mendapatkan perhatian semua pihak adalah ancaman terhadap ideologi Pancasila. Seperti maraknya paham khilafah, radikamisme dan intoleransi,” kata Bamsoet di acara Rapimnas II Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), di Jakarta, Minggu (28/7).

“SOKSI harus menjadi garda terdepan melawan semua ideologi yang bertentangan dengan Pancasila serta mengawal program pemerintahan Presiden Jokowi – Ma’ruf Amin usai dilantik hingga tahun 2024 mendatang,”tambahnya.

Sementara itu, menanggapi pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan dalam konteks membangun kebersamaan dan persatuan bangsa, memperluas koalisi adalah hal yang bagus.

“Apalagi Pak Prabowo dengan jelas mengatakan siap bersedia jika diminta membantu membangun bangsa dan negara. Apakah akan masuk dalam koalisi atau membantu dari luar pemerintahan, itu hanya masalah teknis semata,” ujar dia.

“Terpenting semangat kebersamaannya sudah ada. Masyarakat di akar rumput juga harus kembali membangun kebersamaan demi kelacararan pembangunan di masing-masing daerahnya,” tutur Bamsoet.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini menilai, jika Partai Gerindra jadi masuk dalam kabinet Pemerintahan Presiden Jokowi, tak akan terlalu mengganggu komposisi susunan menteri dalam kabinet. Karena kebijakan penentuan menteri merupakan hak prerogatif presiden. 

“Persaingan justru akan berada di posisi Ketua MPR RI. PDI-Perjuangan akan menempati kursi Ketua DPR RI. Sebagai partai dengan jumlah anggota DPR RI terbanyak kedua, Partai Golkar layak menduduki kursi Ketua MPR RI,” ujarnya.

“Namun PDI-Perjuangan, PKB, dan bahkan Partai Gerindra juga memiliki niat yang sama. Disinilah seni berpolitik dari pimpinan partai politik akan sangat menentukan,”pungkasnya Bamsoet.

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

3 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

8 jam yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

13 jam yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

15 jam yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

16 jam yang lalu