BERITA

DPRD DKI Minta Anies Baswedan Perhatikan Nasib Penarik Gerobak Sampah

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta untuk memperhatikan kesejahteraan  para pegawai penarik gerobak sampah di Ibukota.

Pasalnya, para pahlawan kebersihan itu hanya mendapat  honor sebesar 500 ribu rupiah per bulan.

“Saya benar-benar miris ketika tahu kalau para penarik gerobak ini hanya mendapat honor Rp 500 ribu per bulan. Dengan honor sebesar itu jelas tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di Ibukota,”kata  Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali kepada MONITOR, Minggu (28/7).

Bahkan, sambung dia, yang lebih miris dalam menjalankan pekerjaannya ini para penarik sampah acap kali menggunakan uang pribadinya untuk membuat grobak. Sementara grobak-grobak sampah yang dibeli Pemprov DKI yang disalurkan ke setiap kelurahan dibiarkan mangkrak di kantor-kantor kelurahan. 

“Ini lebih ngaco lagi, grobak sampah yang dibeli lewat APBD dibiarkan tidak terpakai di kantor kelurahan. Semetara dilain pihak para penarik sampah harus susah payah membuat gerobak sampah sendiri,”terangnya.

Menurut Ashraf, keluhan para pegawai gerobak sampah ini, terkuak setelah dirinya melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) No. 3 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah. 

“Jadi ternyata di Jakarta ini ada 10.000 warga Jakarta yang berkerja sebagai penarik gerobak. Nah mereka ini layak untuk diperhatikan Anies. Karena bayangkan kalau mereka ini berhenti untuk menjadi pekerja penarik gerobak sampah, saya yakin Jakarta bakal tenggelam karena sampah,” ujar Ashraf mengingatkan.

Oleh karena itu, Ashraf pun meminta Anies untuk menganggarkan gaji para penarik sampah ini dalam APBD DKI.

“Ke depan saya kira para petugas penarik gerobak sampah ini harus mendapat honor langsung dari Pemprov DKI seperti para pegawai PPSU,” pungkasnya.

Recent Posts

Apresiasi Kebijakan Afirmasi Pendidikan Prabowo, Rektor UIN Jakarta ajak Semua Pihak Bangun Sinergi Tri Dharma Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kebijakan trasformatif…

13 menit yang lalu

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

MONITOR, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Bandung, yakni Universitas…

1 jam yang lalu

Kenaikan Dollar antara Kepanikan dan Rasionalitas Ekonomi

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Dalam setiap episode diskursus pelemahan rupiah, satu fenomena selalu berulang…

2 jam yang lalu

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

MONITOR, Jenewa - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan…

6 jam yang lalu

Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji, Oknum KBIHU Terancam Dicabut Izinnya

MONITOR, Jeddah -  Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap dugaan praktik…

6 jam yang lalu

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Buya Satria Efendi Tuanku Kuniang(Wakil ketua PCNU Padang Pariaman) Nahdlatul Ulama (NU) sedang berada di…

16 jam yang lalu