POLITIK

Dorong TGB jadi Menteri, Nahdlatul Wathan Sebut Jokowi Butuh Menteri Penghafal Alquran

MONITOR, Jakarta – Aktivis Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta, Saiful Hadi, mendorong mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode, Tuan Guru Bajang (TGB) M. Zainul Majdi, menjadi salah satu menteri pada kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin mendatang.

Menurutnya, Jokowi membutuhkan sosok penghafal Alquran dan religius di kabinetnya untuk meminimalasir isu-isu anti Islam sebagaimana di periodesasi pertamanya.

“Saya pikir sosok TGB sangat dibutuhkan Pak Jokowi di periodesasi kedua. Sosok beliau yang hafal Alquran dan religius saya yakin akan sangat meminimalisir fitnah-fitnah miring yang selama ini menerpa Pak Jokowi, seperti anti islam, kriminalisasi ulama, antek PKI dan lain-lain,” kata Saiful di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (21/7).

Saiful yang juga Ketua Umum Lintas Generasi (Liga) NW menambahkan, posisi TGB sebagai Ketua Alumni Al-Azhar Indonesia semakin mempertegas bahwa keislaman TGB sangat relevan dengan paham ideologi Pancasila.

“Saya kira Al-azhar As-Syarif menjadi salah satu rujukan Islam moderat di dunia, posisi beliau sebagai ketua alumni, tentu mempertegas Islam moderat beliau yang relevan dan tidak bertentangan dengan ideologi bangsa kita,” tambah mahasiswa sekolah pacasarjana UIN Jakarta tersebut.

Selain religius, tambah Saiful, prestasi TGB dalam memimpin NTB mendapatkan banyak penghargaan baik dalam maupun luar negeri. Hal ini, menurut Saiful, adalah bukti nyata keberhasilan TGB dalam memimpin NTB.

“Banyak prestasi yang diukirnya saat memimpin NTB, paling anyar, beliau mendapat penghargaan kehormatan tertinggi Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha beberapa hari yang lalu,” ujar Saiful.

Dalam bidang pariwisata, sambung Saiful, TGB sudah membuktikan prestasi luar biasa untuk NTB, terutama dengan terpilihnya NTB sebagai destinasi wisata halal dua kali.

“Beliau membuktikan, pariwisata tidak hanya dikenal sebagai wisata negatif, namun beliau mengkombinasikan pariwisata NTB sebagai wisata halal,” terang Saiful.

Recent Posts

Kementerian UMKM dan BPOM Percepat Akses Perizinan UMK Pangan Olahan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Badan Pengawas Obat dan…

1 jam yang lalu

HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

MONITOR, Jakarta — Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjadi momentum memperkuat transformasi…

1 jam yang lalu

Milenial dan Gen Z Dominasi Pemilih 2029, Komisi II DPR Dorong Regulasi Pemilu Berbasis Digital Termasuk Soal AI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi…

4 jam yang lalu

Gus Hery Puncaki Polling Caketum PBNU Versi NU Online, Jadi Kuda Hitam Muktamar ke-35?

MONITOR, Jakarta - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35…

5 jam yang lalu

Legislator Geram Pakan Satwa KBS Dikorupsi: Hak Hewan Saja Diambil, Keji dan Tak Punya Hati Nurani

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan geram dengan praktik kasus korupsi…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi

MONITOR, Kuta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perguruan…

11 jam yang lalu