KEUANGAN

Sri Mulyani Minta Negara OPEC Harus Lincah Kelola Dana OFID

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan ekonomi negara OPEC saat ini mengalami tekanan berat dengan gejolak harga minyak dan gerakan global untuk mengurangi konsumsi minyak dan gas.

Hal itu dia ungkapkan saat memimpin pertemuan para Menteri sebagai ketua Ministerial Council dari OFID (The OPEC Fund for International Development) – sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1975 di Algeria, mengumpulkan sumbangan negara-negara OPEC untuk membantu negara-negara berkembang dan miskin dalam mencapai tujuan pembangunan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran.

Untuk itu, ia fokus mengajak para anggota membahas strategi OFID kedepan dari segi keuangan dan operasional, dengan perubahan ekonomi dunia yang sangat besar, kebutuhan pembangunan semakin meningkat.

“Dana OFID yang merupakan kontribusi negara OPEC dan dan cadangan mencapai USD7,7 milyar dengan total komitmen mencapai USD23,4 milyar dan pencairan pinjaman mencapai USD16,1 milyar untuk pembangunan bidang energi, transportasi, air bersih, proyek pertanian, kesehatan dll untuk berbagai negara di Afrika, Asia, Latin Amerika, dan Timur Tengah dan Eropa,” papar Sri Mulyani Indrawati dalam siaran persnya, Sabtu (20/7).

Kedepan, ia menjelaskan tantangan OFID adalah bagaimana tetap menjadi lembaga pembiayaan pembangunan secara global, tetap relevan, lincah dan fleksibel serta efektif.

“OFID harus berubah dan reformasi internal untuk mengubah model bisnis, cara kerja, tata kelola, transparansi dan strategi keuangan (pinjaman, hibah dan sumber pendanaan) harus diubah secara fundamental,” jelasnya.

Recent Posts

Kunjungi Kelompok Ternak Canghegar, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dengar Langsung Keluhan Peternak

MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…

8 jam yang lalu

Puan Tegaskan PLN Harus Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…

8 jam yang lalu

4.000 Buruh Pemasok Sepatu Nike Dirumahkan, Waka Komisi IX DPR Dorong Optimalkan Jaring Pengaman Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…

8 jam yang lalu

Komnas Haji Pertanyakan Urgensi Perluasan Kewenangan OJK Awasi Dana Haji

MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…

12 jam yang lalu

Outlook Ketenagakerjaan 2026 Petakan Tantangan dan Proyeksikan Jutaan Peluang Kerja

MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…

12 jam yang lalu

Komisi III DPR Desak Pelaku Penyekapan Perempuan Segera Ditangkap dan Dijerat Pasal Berlapis

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…

13 jam yang lalu