KEAGAMAAN

Sesditjen Pendis Tutup Gelaran PIONIR IX 2019

MONITOR, Malang – Gelaran Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) IX 2019 resmi di tutup, tadi malam, Minggu (20/1) di Hall UIN Maulana Malik Ibrahim Malang oleh Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Sesditjen Pendis), Imam Safe’i.
“Saya biasanya tidak gemetar ketika bicara di depan forum namun sekarang saya gemetar dikarenakan dihadapan saya adalah para juara,” ungkap Sesditjen Pendis mengawali orasinya.

Penutupan PIONIR IX 2019 berlangsung dengan meriah diandai dengan pemukulan gong dan penyalaan kembang api. Dihadiri oleh 3.280 peserta, 700-an official dan ratusan civitas akademika di UIN Maulana Malik Ibrahim.

Imam mengapresiasi para pemenang sekaligus juga menghargai peserta PIONIR yang belum memperoleh medali. “Saya setuju yang menang mendapat penghargaan tetapi kita juga harus memberikan penghargaan, karena dengan keringat dan darah, mereka telah berjuang di ajang PIONIR”, katanya.

“Para peserta lomba diajang PIONIR ini diutus oleh kampusnya untuk mengikuti dan mneyelesaikan perlombaan bukan semata-mata untuk menjadi juara saja,” Doktor Riset Universitas Negeri Jakarta.

Pria asal Jember ini menambahkan PTKIN adalah kandangnya jago, jago apa saja. Ada jago ngaji, jago musik, jago karate dan lain sebagainya. Akan tetapi bukan jago kandang. “Para jago ini harus terus disupport dan didukung sehingga nantinya akan tumbuh berkembang menjadi jago-jago Indonesia bahkan jago dunia,” ujar Imam.

Secara khusus Imam Safei memberikan penghargaan kepada peserta kepada Juara I MTQ Putra dan Putri untuk bersilaturahmi dengan Bapak Menteri Agam RI dengan biaya transport dan akomodasi gratis.

Mengakhiri amanatnya, Imam Safe’i mengutip puisi KH Arman Ar Roisi, “Kalau boleh aku memilih, biarkan aku menjadi bintang atau rembulan yang tidak angkuh ketika bertahta dan tidak mengeluh ketika terbenam. Atau biarkan aku menjadi sang fajar yang gigih mengusir kelam, namun rela menyingkir demi matahari yang lebih terang.”

Sementara itu Abdul Haris Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim mengumumkan PTKIN yang masuk dalam 10 besar (The Best Ten). Sebagai juara Umum PIONIR IX Tahun 2019 adalah UIN Maulana Malik Ibrahim dengan 10 emas, 5 perak dan 7 perunggu di susul runner up UIN Sunan Ampel Surabaya 7 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Sedangkan diurutan ketiga, UIN Sunan Gunungjati Bandung 5 emas, 3 perak dan 8 perunggu.

Tidak lupa Abdul Haris menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh kontingen, terutama Pimpinan Kontingan para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia.

Nampak hadir dalam pembukaan Pejabat Pemerintahan Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu, Waryono Ketua Forum Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia, Safriansyah Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan, Ruchman Basori Kasi Kemahasiswaan dan Pimpinan UIN Maulana Malik Ibrahim dan sejumlah undangan.

Recent Posts

Menag Suarakan Diplomasi Keagamaan Global di Internasional Sant’egidio Assisi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, akan menghadiri…

14 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 pada 27 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch…

15 jam yang lalu

Wamen Helvi: Jambore Kumitra Kalsel Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar UMKM

MONITOR, Banjarmasin – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Jambore Kumitra 2026 di…

15 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

3 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

3 hari yang lalu