Sindir Deklarasi Bamsoet Prematur, ETOS: Pernyataan Airlangga Terlalu Berlebihan

306
Direktur Eksekutif Lembaga Survei ETOS Institute Indonesia, Iskandarsyah (Foto: Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Direktur Eksekutif ETOS Institute Indonesia Iskandarsyah menilai pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto bahwa deklarasi Bambang Soesatyo (Bamsoet) prematur sebagai bentuk kegelisahannya maju di musyawarah nasional (Munas) nanti.

“Buat saya pernyataan Mas Airlangga terlalu berlebihan, deklarasi itu sah-sah saja dan tidak melanggar mekanisme partai, Mas Airlangga tidak perlu risau dan galau,” kata Iskandar dalam pesan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (19/7).

Sementara itu, terkait adanya prediksi di publik bahwa figur Airlangga besar kemungkinan sulit mendapat restu dari Presiden Jokowi, Iskandar berpandangan enggan berasumsi lebih lanjut, lantaran semua masih berproses.

“Menyikapi beberapa berita yang disampaikan kawan-kawan media tentang posisi Mas Airlangga yang kelihatannya berat dapat dukungan dari presiden Jokowi, saya berpendapat ini adalah proses, kelihatannya Mas Airlangga tidak percaya diri,” pungkas dia.

Seperti diketahui, Bamsoet resmi mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (18/7). Ia diyakini bakal bertarung dengan petahana Airlangga. Airlangga pun sempat menyindir deklarasi yang dilakukan Wakil Koordinator Bidang Pratama II DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai calon ketua umum Golkar periode 2019-2024 mendatang.

Menurut di, sejatinya Musyawarah Nasional (Munas) untuk pemilihan ketua umum belum dijadwalkan kapan.