Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Dok: Monitor.co.id
MONITOR, Jakarta – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatang haruslah tahan banting, karena resiko yang dihadapi tidaklah mudah.
Demikian disampaikan mantan Ketua KPK Antasari Azhar dalam acara diskusi ‘Mencari Pemberantas Korupsi yang Mumpuni’ di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (18/7).
“Jika takut terkena ombak, jangan dirikan rumah di pinggir pantai. Jika takut ambil risiko, jangan jadi penegak hukum, buka warung saja,” kata Antasari.
Ia mengungkapkan, tatantangan yang menjadi resiko pimpinan KPK nanti akan terus datang dari pihak-pihak yang tidak sedang dengan pemberantasan korupsi. Sehingga, berbagai cara akan digunakan untuk menjatuhkan lembaga anti rasuah tersebut.
“Jangan cengeng, enggak boleh. Dan jangan lengah, seperti saya, saya lengah. Sudah tiap malam diikuti,”pesannya.
Bahkan, ia mengingatkan agar pimpinan KPK nantinya sudah lebih siap menghadapi sejumlah potensi ancaman. Karena, banyak usaha untuk membuat nyali pemberantasan korupsi menciut.
“Tapi saya lengah, saya anggap remeh, ah biasa itu, tapi nyatanya,”pungkas dia.
Seperti disampaikan, sebanyak 192 nama Capim KPK sudah dinyatakan lolos seleksi administrasi yang dilakukan panitia seleksi (Pansel) yang dibentuk pemerintah. Kesemuanya, sudah menjalani uji kompetensi.
MONITOR, Mina — Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, menilai penyelenggaraan ibadah…
MONITOR, Jakarta — Kemenhaj memperkuat layanan pelindungan jemaah haji Indonesia selama fase Mina dengan menyiagakan…
SuwendiDosen Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dalam momentum Idul Adha 1447 H/2026 M, publik…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia…
PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…