Pasca Pertemuan Lebakbulus, PPP: Pertemuan Lanjutan Bahas Rekonsiliasi

25
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani (F-PPP) (dpr.go.id)

MONITOR, Jakarta – Pasca pertemuan di Lebakbulus, Sabtu (14/7) kemarin,  rencananya akan ada pertemuan lanjutan yang kemungkinan akan membahas perihal rekonsiliasi kedepannya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Arsul Sani kepada wartawan, Minggu (14/7).

“Tentu (pertemuan di MRT) itu pertemuan pertama. Pertemuan selanjutnya atau komunikasi selanjutnya, apakah langsung Jokowi dengan Prabowo atau pada lingkaran Pak Jokowi di pemerintah atau koalisi Indonesia Kerja, dengan lingkaran Pak Prabowo itu tentu akan berlanjut,” kata Asrul.

“Pertemuan kemarin 1 jam tidak mungkin bahas semuanya,” sautnya.

Akan tetapi, Arsul menjelaskan, pembahasan soal rekonsiliasi bukan secara otomatis Gerindra masuk ke dalam koalisi Jokowi. Rekonsiliasi yang dimaksudkan, terang Sekjen PPP itu, bisa saja mengenai penguatan legislatif.

“Itu (rekonsiliasi) yang akan dibicarakan. Arahnya di dalam atau di luar. Jangan kemudian rekonsiliasi itu diartikan sebagai bentuk masuknya Gerindra ke koalisi pemerintah,” ujarnya.

“Di luar itu banyak yang bisa dibicarakan, fungsi penguatan lembaga legislatif. Di DPR itu kan ada, di luar MPR ya, ada 80 kepemimpinan alat kelengkapan daerah,” sebut anggota komisi III DPR RI itu.

Pun demikian, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi dalam menentukan porsi koalisi yang akan dia pimpin di periode 2019-2024 nanti.
Asrul memastikan, partai Ka’bah tersebut tidak akan menyuarakan keberatan jika jumlah koalisi bertambah.

“Kalau dari PPP kita serahkan ke Pak Jokowi, mau nambah atau tidak, PPP tidak menyuarakan keberatan dan tetap dukung Pak Jokowi,”pungkasnya.