Kubu Prabowo Bantah Habib Rizieq Butuh Fasilitas Berupa Materi

13
Ilustrasi: Habieb Rizieq Shihab

MONITOR, Jakarta – Rumor dibalik opsi penjemputan pulang Imam Besar FPI Habub Rizieq Syihab kian beragam. Misalnya dari kubu Pemerintah sendiri meyakini Rizieq membutuhkan jaminan fasilitas secara material untuk bisa kembali ke Tanah Air.

Namun hal itu dibantah oleh eks Koordinator Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menegaskan, sesungguhnya pihaknya tidak meminta pemerintah memberikan bantuan materi atas kepulangan Habib Rizieq.

Dahnil melanjutkan, pihaknya hanya meminta jaminan kebebasan dari kasus yang menjerat Rizieq sekembalinya nanti ke Tanah Air. Ia melanjutkan, Habib Rizieq sanhat membutuhkan kelapangan dada pemerintah saat ini.

“Yang diminta bukan fasilitasi kepulangan Habib Rizieq secara material dan lain-lain, yang diminta adalah kelapangan dada pemerintah demi kepentingan bersama untuk membuka ‘portal’ yang menghalangi beliau HRS bisa kembali, mengingat beliau tidak punya kasus hukum lagi,” ujar Dahnil Anzar, Jumat (12/7).

Ia menegaskan, Pemerintah harus mempertimbangkan usulan ‘Pemulangan Habib Rizieq’, mengingat ia merupakan tokoh besar yang disegani banyak umat Islam di Indonesia.

“Diakui atau tidak, ada dendam politik dalmam sejarah kita, saya tidak ingin kesulitan Habib Rizieq kembali ke Indonesia menambah dendam politik dalam sejarah kita, mari kita kubur dendam politik tersebut, guyub kembali sebagai bangsa dan negara. HRS adalah tokoh umat yang didengar dan diikuti banyak umat Islam,” seru Dahnil.