MEGAPOLITAN

Dishub DKI Kaji Rencana Penerapan Ganjil-Genap Saat Asian Games

MONITOR, Jakarta – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya sedang mengkaji rencana menerapkan perluasan ganjil-genap saat Asian Games 2018 lalu. Hal itu sebagai bentuk tindak lanjut dari usulan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Usulan dari BPTJ, kami sudah terima surat, dan akan melakukan koordinasi. Tentu mereka sudah lakukan evaluasi, evaluasi yang sudah dilakukan itu, akan kita coba pelajari,” kata Syafrin saat dikonfirmasi, Jumat (12/7/2019).

Seperti diketahui, BPTJ meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk kembali menerapkan perluasan wilayah ganjil-genap yang pernah dilaksanakan saat perhelatan olahraga terakbar di benua Asia tersebut.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono menilai, dengan diberlakukannya perluasan ganjil-genap saat perhelatan olahraga terakbar di benua Asia itu, kemacetan di Jakarta mengalami penurunan sebesar 17 persen. Adapun waktu penerapannya, yakni Senin-Jumat yang dimulai dari pukul 06.00 hingga 21.00.

“Memang kemacetan sudah parah. Kita sudah harus antisipasi,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, kemarin.

Ia mengakui bila sistem rekayasa lalu lintas itu cukup efektif untuk mengurangi kemacetan. Namun, dia belum memegang data kecepatan kendaraan di ruas jalan sistem ganjil-genap.

“Yang dikenakan ganjil genap pasti akan ada peningkatan kecepatan untuk lalu lintasnya. Saya belum dapat laporannya. Nanti saya konfirmasi dulu ke staf terkait apakah sudah dilakukan studi komprehensif bersama dengan stakeholder terkait,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya banyak aspek yang dinilai dalam mengambil keputusan. Sehingga, akan dilakukan pengkajian secara komprehensif untuk melihat sisi baik dan buruknya dari penerapan regulasi tersebut.

“Dari sisi kami di Pemprov, dalam mengambil keputusan, itu banyak aspek harus di nilai. Jadi dari kajian BPTJ, akan kami lakukan kajian kembali secara komperhensif, apakah itu aspek ekonominya, sosial dan lain-lain. Itu harus masuk ke dalam kajian secara menyeluruh,” kata dia.

Berikut beberapa kawasan yang terkena perluasan sistem ganjil-genap pada Asian Games 2018 :

  1. Jalan Medan Merdeka Barat;
  2. Jalan MH Thamrin;
  3. Jalan Jendral Sudirman;
  4. Sebagian Jalan Jendral S Parman (mulai dari Jalan Simpang Tomang Raya sampai Jalan simpang KS Tubun);
  5. Jalan Gatot Subroto;
  6. Jalan HR Rasuna Said;
  7. Jalan Jendral MT Haryono;
  8. Jalan Jendral DI Panjaitan;
  9. Jalan Jendral Ahmad Yani.

Recent Posts

Transformasi Ekonomi Biru Berbasis Bioteknologi Kelautan dan Hilirisasi Industri

MONITOR, Bogor - Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi kekuatan utama ekonomi biru dunia melalui…

3 jam yang lalu

Menhaj Pimpin Kedatangan Amirulhaj Gelombang Kedua di Arab Saudi

MONITOR, Jeddah - Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf memimpin kedatangan rombongan Amirulhaj gelombang…

4 jam yang lalu

Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen

MONITOR, Sragen — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah Pemerintah…

8 jam yang lalu

Kemenag Buka Pendaftaran Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Pesantren Diminta Ajukan Tokoh Terbaik

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) resmi membuka pendaftaran…

8 jam yang lalu

Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah

MONITOR, Makkah — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut pengelolaan pembayaran dam…

8 jam yang lalu

Wamen Fajar: Semangat Harkitnas Jadi Ruh dalam Kebijakan Pendidikan Presiden Prabowo

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa semangat…

8 jam yang lalu