Dishub DKI Kaji Rencana Penerapan Ganjil-Genap Saat Asian Games

23
Ilustrasi: Penerapan Ganjil Genap di Jakarta

MONITOR, Jakarta – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya sedang mengkaji rencana menerapkan perluasan ganjil-genap saat Asian Games 2018 lalu. Hal itu sebagai bentuk tindak lanjut dari usulan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Usulan dari BPTJ, kami sudah terima surat, dan akan melakukan koordinasi. Tentu mereka sudah lakukan evaluasi, evaluasi yang sudah dilakukan itu, akan kita coba pelajari,” kata Syafrin saat dikonfirmasi, Jumat (12/7/2019).

Seperti diketahui, BPTJ meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk kembali menerapkan perluasan wilayah ganjil-genap yang pernah dilaksanakan saat perhelatan olahraga terakbar di benua Asia tersebut.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono menilai, dengan diberlakukannya perluasan ganjil-genap saat perhelatan olahraga terakbar di benua Asia itu, kemacetan di Jakarta mengalami penurunan sebesar 17 persen. Adapun waktu penerapannya, yakni Senin-Jumat yang dimulai dari pukul 06.00 hingga 21.00.

“Memang kemacetan sudah parah. Kita sudah harus antisipasi,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, kemarin.

Ia mengakui bila sistem rekayasa lalu lintas itu cukup efektif untuk mengurangi kemacetan. Namun, dia belum memegang data kecepatan kendaraan di ruas jalan sistem ganjil-genap.

“Yang dikenakan ganjil genap pasti akan ada peningkatan kecepatan untuk lalu lintasnya. Saya belum dapat laporannya. Nanti saya konfirmasi dulu ke staf terkait apakah sudah dilakukan studi komprehensif bersama dengan stakeholder terkait,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya banyak aspek yang dinilai dalam mengambil keputusan. Sehingga, akan dilakukan pengkajian secara komprehensif untuk melihat sisi baik dan buruknya dari penerapan regulasi tersebut.

“Dari sisi kami di Pemprov, dalam mengambil keputusan, itu banyak aspek harus di nilai. Jadi dari kajian BPTJ, akan kami lakukan kajian kembali secara komperhensif, apakah itu aspek ekonominya, sosial dan lain-lain. Itu harus masuk ke dalam kajian secara menyeluruh,” kata dia.

Berikut beberapa kawasan yang terkena perluasan sistem ganjil-genap pada Asian Games 2018 :

  1. Jalan Medan Merdeka Barat;
  2. Jalan MH Thamrin;
  3. Jalan Jendral Sudirman;
  4. Sebagian Jalan Jendral S Parman (mulai dari Jalan Simpang Tomang Raya sampai Jalan simpang KS Tubun);
  5. Jalan Gatot Subroto;
  6. Jalan HR Rasuna Said;
  7. Jalan Jendral MT Haryono;
  8. Jalan Jendral DI Panjaitan;
  9. Jalan Jendral Ahmad Yani.