Dinas SDA Target Sediakan Air Bersih di Wilayah Kumuh Ibukota

26

MONITOR, Jakarta – Penyediaan air bersih untuk warga kumuh di Ibukota, ternyata masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemprov DKI Jakarta. Oleh karenanya, Dinas Sumber Daya Air (SDA) dibawah kepemimpinan Juaini akan menyelesaikan PR masalah air bersih ini.

Juaini menegaskan, dirinya bertekad untuk fokus melaksanakan tugas dari Gubernur DKI, Anies Baswedan yakni menyediakan air bersih bagi warga di wilayah RW kumuh di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Sebab menurutnya, masih banyak keluarga tidak mampu di RW kumuh yang belum menikmati air bersih dari PAM Jaya karena belum semua wilayah di Ibukota terjangkau jaringan pipa air bersih dari operator swasta, PT Aetra dan PT Palyja.

“Pesan Pak Gubernur Anies, tugas Dinas SDA itu tidak hanya menanggulangi bencana banjir saja, tapi kami ditugaskan untuk membantu PAM Jaya menyediakan air bersih bagi masyarakat miskin di wilayah RW kumuh,” kata Juaini kepada wartawan di kantornya komplek dinas teknis Jatibaru, Jakarta Pusat, Kamis (11/7)

Dalam membantu mewujudkan ketahanan air bersih bagi warga masyarakat Jakarta, Dinas SDA DKI akan membangun pengolahan air bersih di setiap RW kumuh yang air bersihnya sulit didapat.

“Bahan baku air bersih itu dialirkan dari pipa PAM Jaya. Nanti warga membeli air bersih dengan galon seperti membeli dari depo air bersih di lima wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, bagi wilayah yang belum bisa dijangkau air perpipaan oleh Aetra dan Palyja akan dijual air bersih yang menggunakan mobil tangki.