BERITA

Soal Komposisi Kabinet, PKB Ingatkan Tentang Rumus Dunia

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan bahwa siapa yang bekerja, maka dia yang akan mendapatkan upahnya. 

Hal itu menanggapi Ikhwal akan bergabungnya partai di luar koalisi Indonesia kerja (KIK) yang ingin bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

“Iya, rumusnya siapa yang bekerja, dialah yang mendapat upah, sebenarnya itu lah. Itu rumus dunia,” kata Jazilul kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (9/7).

Akan tetapi, sambung Jazilul, rumus itu tidak bisa digunakan dalam proses politik, terutama terkait dengan ‘jatah’ kursi menteri. Sebab, presiden memiliki hak prerogatif untuk menentukan komposisi kabinet.

“Tetapi seandainya nanti koalisi ini duduk dalam satu meja, saya haqqul yakin bahwa akan bicara yang bekerja yang mendapat upah,” ujarnya. 

Dia memandang, soliditas koalisi memang perlu ditingkatkan. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk bergabungnya yang lain dimana tempat bergabungnya itu dirumuskan.

“Jangan di tempat koalisi, mungkin dibikin gerbong yang lain. Kalau ada visi yang perlu dimasukan, sekarang dimasukan, gitu aja, soalnya peran itu masih banyak, bukan hanya di kabinet,” pungkasnya.

Recent Posts

Update Harga Referensi Maret 2026, CPO Naik Tipis, Harga Biji Kakao Merosot

MONITOR, Jakarta - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm  Oil/CPO) untuk penetapan…

1 jam yang lalu

Kemenag di UIN Mataram Bahas Beasiswa Hingga Riset Indonesia Bangkit

MONITOR, Mataram - Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Sekretariat…

4 jam yang lalu

Ramadan, Fahri Hamzah: Bisa Jadi Refleksi Bersama Elite dan Rakyat Ciptakan Persatuan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri…

4 jam yang lalu

Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing, DPR: Usut Tuntas dan Evaluasi!

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan…

6 jam yang lalu

HPE Maret 2026, Harga Emas Melonjak, Konsentrat Tembaga Terkoreksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE)  konsentrat tembaga (Cu ≥ 15…

7 jam yang lalu

TPG Madrasah 2026 Belum Cair? Ini Penjelasan Dirjen Pendis Kemenag

MONITOR, Jakarta - Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah lulusan Program Pendidikan Guru (PPG) 2025 belum…

9 jam yang lalu