Ilustrasi daerah yang mengalami kekeringan (dok: republika)
MONITOR, Jakarta – Sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur mengalami kekeringan. Sedikitnya ada 24 daerah yang kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih, termasuk daerah Pacitan, Tuban dan Lamongan.
Mengantisipasi puncak kemarau, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pemerintah Provinsi telah mendistribusikan bantuan 450 tangki air bersih 6000 liter kepada warga Kabupaten Pacitan dan Ponorogo.
“Kami telah memetakan mana saja daerah yang mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih, selanjutnya melakukan berbagai ikhtiar dan langkah untuk mencari solusinya,” ujar Khofifah usai meninjau lokasi daerah yang membutuhkan air bersih, Senin (8/7).
Kepada masyarakat, ia menghimbau agar mereka lebih menghemat penggunaan air bersih semaksimal mungkin. Khusus areal sawah, pihaknya akan mengatur debit air yang akan dialirkan melalui irigasi-irigasi dengan tim Balai Besar Wilayah Bengawan Solo.
“Mudah-mudahan, puncak kemarau ini bisa kita lewati bersama,” imbuhnya.
“Tolong jaga agar tidak terjadi karhutla. Jaga agar pola hidup bersih dan sehat tetap terjaga agar terjauh dari virus yang menyebabkan terjangkit Hepatitis A,” tambah Khofifah.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan penyelenggaraan Bazar Rakyat bertajuk…
MONITOR, Cikampek – Arus balik Lebaran 2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…
MONITOR, Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) pasca-Lebaran dalam kondisi…
MONITOR, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi tetap terjaga selama periode Satuan Tugas…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…
MONITOR, Jakarta - Lagi keranjingan main padel bareng teman di akhir pekan? Olahraga raket ini…