MEGAPOLITAN

NU DKI Protes Pemprov DKI Undang Felix Siauw

MONITOR, Jakarta – Meme yang beredar di media sosial baru-baru ini terkait pengajian yang diselenggarakan oleh Korps Pegawai Republik Indonesia Pemprov. DKI Jakarta di Masjid Fatahillah Balai Kota menuai kritik keras dari pengurus dan kader Nahdlatul Ulama.

Hari ini, meskipun rencana pengajian penuh dengan kritik akan tetapi Ka Korpi tetap melaksanakan pengajian dengan pengisi yang sama yaitu Felix Siauw. Ini satu hal yang sangat perlu ditanggapi dengan sikap yang tegas tanpa kompromi.

Alasannya, karena kepala Korpri sudah menyampaikan kepada publik bahwa agenda pengajian dibatalkan namun pada kenyataannya tetap terlaksana.

Menaggapi hal ini, Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta, Husny Mubarok Amir memberikan tanggapan yang keras terkait terselenggaranya acara.

“Kita menentang acara pengajian ini karena yang mengisi acara adalah Felix Siauw, jadi bukan menentang pengajiannya. Felix bukan ustadz, kalo ustadz itu membuat tenang umat, beda dengan Felix, ia adalah kader HTI yang justeru sebagai pemecah belah persatuan umat sebab pengajiannya selalu tentang khilafah yaitu sebuah ide atau sistem yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai pancasila” menurut Husny.

Bagi Husny, baik ormas NU, Muhammadiyah maupun ormas-ormas islam lainnya, sudah clear dan sepakat bahwa konsep Pancasila yang digagas oleh para pendiri bangsa termasuk didalamnya para Kyai dan ulama, telah final sebagai solusi berbangsa dan bernegara.

“Kami khawatir, Felix atau siapapun yang bertanggung jawab terhadap berlangsungnya acara, sengaja memancing emosi pihak lain terutama NU, sebab telah diketahui bersama, bahwa Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta adalah Ketua PWNU DKI Jakarta. Ini sangat meresahkan umat terutama nahdliyyin di Jakarta.

Terakhir, menurut Husny, Gubernur DKI Jakarta harus menegur keras Kepala Korpri sebagai penanggung jawab acara, sebab kemarin ia telah menyampaikan bahwa acara ini telah dibatalkan, namun pada kenyataannya tetap berlangsung. Ganti saja dengan yang lain, masih banyak pejabat atau PNS di pemprov yang pro NKRI tegas Husny.

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

7 jam yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

7 jam yang lalu

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

7 jam yang lalu

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Catat 509 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek pada H-3 s.d. H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…

19 jam yang lalu