MONITOR, Jakarta – Massa yang menggelar Halal Bihalal terus berdatangan menuju Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Sayangnya, tepat di Patung Kuda Jalan Merdeka Barat, massa sempat bersitegang karena mobil komamdo yang dipakai massa dihalang-halangi petugas kepolisian.
Polisi beralasan massa yang menggelar aksi belum mengantongi izin keramaian.
Melihat hal itu, massa yang sudah berkumpul di kawasan ini langsung melayangkan protes namun tak digubris pihak kepolisian.
“Selama aksi ini kita berusaha mengikuti prosesdur kita berusaha memberikan izin,” kata orator dari atas mobil komado.
Menurut massa, mereka sudah menyodorkan izin menggelar aksi ini namun polisi ingkar janji dan tak memperholehkan mereka menggunakan mobil komando
“Hari ini bukan masyarakat yang jadi provokator, tapi polisi lihat ini kaca mobil kami pecah. Saya minta kepada pihak kepolisian untuk tidak ingkar janji,” orator kembali berteriak.
Melihat orator sudah berbicara dengan nada tinggi polisi akhirnya mengajak dialog. Setelah sekitar lima menit berdialog massa akhirnya diperbolehkan menggunakan mobil komando.
“Kita boleh masuk saudara – saudara. Allahukabar!” teriak orator disambut pekik takbir.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000 untuk…
MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi dilantik sebagai anggota Dewan Energi…
MONITOR, Jakarta - Nahdlatul Ulama akan berusia 100 tahun pada Sabtu, 31 Januari 2026. Tepat…
MONITOR, Bandung Barat - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua,…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN)…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji…