MONITOR, Jakarta – Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak meminta agar para pendukung untuk senantiasa memanjatkan doa jelang pembacaan putusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal itu menanggapi rencana PA 212 dan GNPF untuk melakukan aksi di depan gedung MK saat pembacaan sidang putusan sengketa nanti.
“Seperti Pak Prabowo sampaikan bahwa upaya akhir kami adalah konstitusional melalui MK dipimpin Mas BW (Bambang Widjojanto). Untuk relawan, pendukung, masyarakat kami imbau lakukan kegiatan damai, berdoa dan sebagainya,” kata Dahnil kepada wartawan, di Kawasan Jakarta Selatan, Senin (24/6).
Dahnil juga menekankan, jika pihaknya tidak akan melakukan mobilisasi massa saat sidang putusan nanti. Meskipun, pihaknya tentu tidak bisa melarang masyarakat tetap melakukan kegiatannya dimuka umum.
“Kalau ada mobilisasi massa itu di luar instruksi kami. Kami tak punya kuasa larang hak konstitusi negara kami hormati sepenuhnya,” sebut dia.
Ia pun juga mengulang pernyataan Prabowo Subianto yang akan menghormati apapun keputusan di MK. Menurutnya masyarakat bisa menilai apa pun hasilnya nanti.
“Seperti yang disampaikan Pak Prabowo apapun hasilnya kami hormati keputusan konstitusional,” paparnya.
“Yang jelas bagi kami masyarakat dan publik tahu mana yang legitimate dan tidak legitimate,” pungkas Dahnil.
MONITOR, Lumajang - Momentum Idulfitri dimanfaatkan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lumajang untuk…
MONITOR, Jakarta — Tren tiga tahun terakhir, data permohonan pencatatan pernikahan pada bulan Syawal mengalami…
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Related Business (JMRB), memastikan kebersihan…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus…
MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…
MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…