MEGAPOLITAN

M. Taufik Ancam Kader Gerindra yang Tak Dukung Kebijakan Anies Soal Reklamasi

MONITOR, Jakarta – Partai Gerindra Jakarta menembar ancaman kepada kadernya yang tak mendukung kebijakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dalam pemberian IMB di Pulau Reklamasi.

Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta M.Taufik menegaskan, sebagai ketua Partai Gerindra, dirinya tidak akan segan-segan memecat kadernya apabila meributkan soal kebijakan Anies dalam memberikan IMB terhadap bangunan yang saat ini berdiri dilahan Pulau Reklamasi.

Tak hanya itu Khusus kader Gerindra yang duduk di DPRD DKI Jakarta, Taufik pun sudah menyiapkan sanksi berat. Sanksi itu dengan melakukan pergantian antar waktu (PAW).

“Ini perlu dicacat yang ingin jadi Wakil Rakyat Jakarta dari Gerindra itu antri,”tegas Taufik di acara Halal Bihalal Partai Gerindra Jakarta di Hotel Grand Sahid, Minggu (23/6).

Taufik yang juga duduk sebagai Wakil Ketua DPRD DKI ini mengatakan, mendukung setiap kebijakan Anies merupakan bagian kebijakan Partai Gerindra yang harus diikuti oleh setiap kader tanpa terkecuali.

“Jadi saya ingatkan lagi ke 19 orang caleg Gerindra yang terpilih jadi anggota DPRD DKI, tidak ada alasan lagi untuk tidak mendukung kebijakan Anies, soal pemanfaatan lahan dan menghentikan pembangunan reklamasi,”ancam Taufik.

Bahkan untuk kesekian kalinya Taufik menegaskan, kalau Gubernur Anies Baswedan konsisten dalam menghentikan reklamasi 13 pulau di Teluk Utara Jakarta. Terkait 4 pulau lainnya, yakni C, D, G, dan N, yang sudah terlanjur dibangun, saat ini telah dirubah menjadi ‘Pantai Kita Maju Bersama’, dan akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Ibu Kota.

Kemudian, mengenai diterbitkannya IMB bagi bangunan di Pulau D, disebutkan Taufik hal itu sudah benar karena memang sudah ada Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) juga sudah ada, dan Urban Design Guidelines (UDGL) atau semacam AMDAL lingkungan dan panduan rancangan kota untuk Pulau C dan D juga telah ada.

“Urut-urutannya yakni Perda RTRW, RDTR, UDGL, sehingga keluarlah IMB tersebut. Dan patut diingat, bahwa ini semua telah terbentuk sejak era mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bahkan Ahok telah membentuk tim independen yang diketuai oleh Pak Gunawan,”paparnya.

Taufik mengatakan, akan tetap mendukung Gubernur Anies dalam penerbitan di Pulau D. Karena pulau tersebut menjadi bagian dari empat pulau yang sudah terlanjur dibangun. Adanya kritikan dari sejumlah pihak, Taufik beranggapan karena mereka itu masih kurang pemahaman mengenai persoalan tersebut.

“Keberadaan 4 pulau yang sudah terlanjur dibangun, akan dimanfaatkan sebagai ‘Pantai Kita Maju Bersama’. Tapi sebelum memulai, bangunan di atas pulau tersebut disegel dan diminta melengkapi perizinan, sehingga IMB dapat diterbitkan.

“Saat ini bangunan-bangunan itu sudah melengkapi izin, jadi sudah tepat jika gubernur menerbitkan IMBnya,” tuturnya.

Lebih lanjut Taufik menegaskan, gubernur juga sudah benar dengan tidak melanjutkan perda soal reklamasi. Karena, jika perda dibuat, maka otomatis 13 pulau lainnya akan memperoleh legalitas.

Menurut Taufik, Gubernur cukup memasukan saja 4 pulau yang sudah terbangun ke dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) darat yang sudah ada. “

“Jadi kami kira gubernur sudah cermat mengambil kebijakan soal pulau reklamasi ini,”pungkasnya.

Recent Posts

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

MONITOR, Jenewa - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan…

3 jam yang lalu

Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji, Oknum KBIHU Terancam Dicabut Izinnya

MONITOR, Jeddah -  Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap dugaan praktik…

3 jam yang lalu

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Buya Satria Efendi Tuanku Kuniang(Wakil ketua PCNU Padang Pariaman) Nahdlatul Ulama (NU) sedang berada di…

13 jam yang lalu

Rupiah Tembus Rp18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI Ingatkan Pemerintah Harus Lakukan Intervensi

MONITOR, Jakarta – Pasar keuangan domestik dihantam gelombang tekanan jual masif pada awal pekan ini.…

15 jam yang lalu

47.012 Jemaah Telah Kembali, Menhaj Matangkan Perbaikan Layanan Haji 1448 H

MONITOR, Tangerang — Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan bahwa berakhirnya puncak ibadah…

19 jam yang lalu

Membangun Relasi Kiai-Santri

SuwendiDosen Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fenomena kekerasan seksual (KS) yang dilakukan oleh beberapa…

22 jam yang lalu