EKONOMI

Konawe Ditargetkan Dukung Lumbung Padi Nasional

MONITOR, Konawe – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Kabupaten Konawe di Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah yang mendukung penguatan lumbung padi nasional. Hal itu disampaikan Amran dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Tenggara, Rabu (29/5).

“Saya sudah menerima laporannya dari pak Kepala Dinas dan Bupati bahwa di Konawe ada peningkatan padi yang cukup siginifikan,” ujar Amran, Rabu pagi.

Laporan tersebut, kata Amran, mencatat adanya peningkatan produksi sebesar 700 ribu ton dari jumlah produksi tahun 2013-2014 yang hanya 400 ribu ton. Artinya, angka sebesar itu mampu menguatkan cadangan beras nasional yang saat ini mencapai 2,2 juta ton.

“Alhamdullilah ini kerja keras kita semua, mulai dari gubernur, bupati, TNI, DPR dan Polri sehingga ekspor kita ikut naik 10 juta ton dari angka 2013 yang hanya 33 juta ton menjadi 42,5 juta ton. Kemudian kemiskinan di desa turun dan inflasi juga turun,” katanya.

Menurut Amran, pertanian sekarang berubah drastis karena Indonesia sudah mendekati cita-cita swasembada untuk semua sektor. Terlebih, Kementan terus menggencarkan transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern.

“Kita tahu bahwa dulu jagung dan bawang merah kita impor. Tapi sekarang kita balik jadi ekspor. Kemudian kami terus mentransformasi pertanian tradisional menjadi modern. Dulu panen satu hektar membutuhkan waktu 25 hari, sekarang hanya 3 jam. Itulah hebatnya teknologi,” katanya.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa menyampaikan terimakasih atas perhatian Kementan dalam mengembangkan daerahnya sebagai salah satu pendukung lumbung padi nasional. Ia berharap, dukungan tersebut benar-benar mampu mewujudkan 1 juta ton produksi beras selama 5 tahun kedepan.

“Saat ini hasil produksi persawahan kita 42 ribu hektare sekian. Nah kalau dikali 6 sampai 9 ton, itu hasilnya sekitar 200 ribu ton. Kemudian masyarakat Konawe hanya makan 33 ribu ton. Jadi masih ada surplus 170 ton. Kalau kondisinya seperti ini, bukan tidak mungkin Konawe mampu memproduksi 1 juta ton,” tandasnya. Bahkan Bupati Konawe ini menargetkan tahun ini mampu menghasilkan 1 juta ton gabah dan 1 juta ekor sapi.


” Kita ingin masyarakat bisa juga meningkat konsumsi dagingnya, dan petani di Konawe lebih sejahtera”, sambungnya.
Dalam kunjungan kerja ini Menteri Amran melakukan panen raya padi seluas 1600 hektar dan melakukan dialog bersama petani penyuluh di Kelurahan Uepai Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe.

Recent Posts

Gandeng BPOM, Menag: Produk Farmasi Wajib Halal di 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen penuh Pemerintah Indonesia dalam melindungi konsumen…

1 jam yang lalu

Hadapi Curah Hujan Tinggi, Jasamarga Transjawa Tol Perkuat Inspeksi dan Pemeliharaan Jalan Tol Jakarta–Cikampek

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan dan…

3 jam yang lalu

Ribuan Buruh Demo di Jakarta, Pengendara Diimbau Hindari Jalur Ini

MONITOR, Jakarta - Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar demonstrasi pada…

3 jam yang lalu

Tinjau Diklat PPIH, Menhaj: Tidak Ada Kata Gagal dalam Haji 2026

MONITOR, Jakarta - Petugas haji merupakan ujung tombak utama dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji…

5 jam yang lalu

Jelang Imlek 2026, KKP Prediksi Ekspor Ikan ke Korsel dan Taiwan Meningkat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan memprediksi ekspor perikanan ke Taiwan dan Korea Selatan…

6 jam yang lalu

Exit Meeting BPK, Kemenag Optimistis Pertahankan Opini WTP

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa rangkaian pemeriksaan keuangan oleh…

9 jam yang lalu