POLITIK

Pengamat Prediksi Dua Bukti ini akan Dibawa Tim BPN ke MK

MONITOR, Jakarta – Apa saja bukti yang dibawa tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) masih jadi pertanyaaan. Namun sejumlah pengamat memprediksi bukti yang dibawa ke MK adalah soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan keterlibatan beberapa kepala daerah yang memberikan dukungan ke salah satu cawapres.

“Saya punya prediksi kalau bukti yang di bawa BPN ke MK adalah soal kecurangan DPT dan keterlibatan kepala daerah dalam memberikan dukungan kepada paslon capres,” ujar pengamat politik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Adib Miftahul kepada MONITOR, Senin (27/5).

Adib mengatakan persoalan tentang DPT sejak awal dipermasalahkan oleh kubu BPN. Masalah DPT menjadi semakin berlarut-larut karena KPU tidak memberikan keputusan final mengenai hal itu.

“Saya sering bilang bahwa KPU harus intropeksi diri, salah satunya tentang DPT yang 17,5 juta. Kalau persoalan DPT ini bisa diselesaikan sedari dini tidak akan muncul masalah,” terangnya.

Disisi lain, persoalan keberpihakan sejumlah kepala daerah ini terus dipersoalkan dan dibawa ke MK oleh pihak Prabowo Sandi.

“Saya kira wajar jika itu dipermasalahkan. Sebab keberpihakan kepala daerah itu rentan pengunaan fasilitas negara dan pengaruhnya sebagai kepala daerah untuk menggiring suara kepada capres yang didukung, sebab status itu tidak terpisahkan,” kata Adib.

Menyinggung soal benar atau tidaknya Pemilu 2019 diwarnai praktik kecurangan?

Dijawab Adib, pihaknya masih harus menunggu pembuktiannya dari hasil persidangan yang akan digelar oleh MK beberapa waktu kedepan.

“Ini tentang rasa keadilan ya! Contohnya Ganjar (Gubernur Jawa Tengah) dan 31 kepala daerah disana sudah diputuskan bersalah oleh Bawaslu namun tidak mendapat sanksi apapun. Jadi ada rasa yang belum selesai disana, dan saya kira wajar jika hal ini dilaporkan sebagai salah satu bentuk kecurangan,” pungkasnya.

Recent Posts

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

13 jam yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

17 jam yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

2 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

2 hari yang lalu