PARLEMEN

Korban Aksi 22 Mei Berjatuhan, Fadli Zon: Perlu Investigasi mendalam

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan, tragedi kematian para korban peserta aksi demo 21-22 Mei lalu harus diusut tuntas.

Pesan ini dia sampaikan usai usai menerima audiensi Tim Advokasi dan keluarga korban Aksi 21-22 Mei 2019 di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (27/5).

Ia pun menuntut perlu adanya upaya investigasi dan penyidikan atas terenggutnya nyawa korban 21-22 Mei itu.

“Adanya korban atas Aksi 21-22 Mei 2019 perlu ada investigasi dan penyidikan mendalam karna telah merenggut nyawa. Keadilan harus ditegakkan,” tegas Fadli Zon kepada wartawan.

Diketahui sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedam sempat mengumumkan ada delapan korban meninggal akibat kerusuhan dalam aksi 22 Mei. Sementara yang terluka, hingga kini tercatat sebanyak 58 orang yang tersebar di lima Rumah Sakit di Jakarta.

Recent Posts

Khotmul Qur’an Braille di Bandung, Bukti Pendidikan Islam Inklusif Terus Menguat

MONITOR, Bandung - Suasana haru dan penuh semangat Ramadan terasa di Masjid Ibnu Umi Maktum,…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

4 jam yang lalu

Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking, Percepat Izin Investasi

MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin jalannya Sidang Debottlenecking yang ke-5…

6 jam yang lalu

Mudik 2026, Masjid Bekasi Sediakan Tempat Istirahat dan Takjil 24 Jam

MONITOR, Jakarta - Program Masjid Ramah Pemudik mulai beroperasi di sejumlah wilayah. Di Bekasi misalnya,…

9 jam yang lalu

Tercatat 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Berhasil Pulang ke Tanah Air

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Staf Teknis Urusan Haji terus…

11 jam yang lalu

DPR Desak ASDP Perketat Keamanan Kapal Merak-Bakauheni Jelang Mudik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry…

18 jam yang lalu