Calon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto
MONITOR, Jakarta – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyayangkan aksi demonstrasi damai yang digelar di depan kantor Bawaslu RI berujung anarkis hingga jatuhnya korban jiwa.
Hal itu disampaikan Bendahara Umum KNPI Hasil Kongres ke XV Jilid II Bogor, Twedy Ginting saat dihubungi, Jakarta, Kamis (23/5).
“Kita sangat menyayangkan terjadinya aksi anarkis dan pembakaran yang berujung pada jatuhnya korban jiwa, kemarin,” kata Twedy.
Menurut dia, eskalasi politik yang kian meninggi dan semakin panas pasca Pemilu 2019 harusnya segera disudahi oleh para elit.
Ia pun mengusulkan agar calon Presiden Jokowi dan Cawapres Ma’ruf Amin sebagai pasangan calon terpilih untuk bertemu dan kembali merangkul semua pihak, terutama yang berseberangan pilihan politik di pemilu serentak 2019.
“Sudah semestinya, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno segera bertemu untuk menyejukkan situasi demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia,” ucap dia.
Jangan sampai, sambung mantan ketua presidium GMNI itu, situasi politik semakin tidak kondusif dan masyarakat kembali menjadi korban.
“Jangan sampai hanya karena ego dan ketidakdewasaan elit politik yang haus kekuasaan, rakyat menjadi korbannya,” pungkasnya.
Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara…
MONITOR, Jakarta — PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten…
MONITOR, Jakarta - Program Jaga Jakarta dinilai menjadi salah satu inovasi strategis dalam modernisasi sistem…