Rekapitulasi Usai, Tiga Parpol ini Kuasai Perolehan Suara di DPRD DKI

23
Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta (dok: Tempo)

MONITOR, Jakarta – Rekapitulasi penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) DKI untuk calon legislatif DPRD DKI Jakarta telah rampung. Hasilnya, KPU DKI menyatakan PDIP menempati posisi pertama perolehan suara terbanyak. Disusul, Gerindra, kemudian PKS.

Hasil rekapitulasi menyatakan, PDIP memperoleh suara sebesar 1.336.344 suara. Dengan bekal suara yang didapat, partai berlambang banteng moncong putih itu mendapat 24 kursi.

Di posisi kedua, ditempati Gerindra dengan perolehan 935.793 suara. Gerindra mendapat suara paling banyak di daerah pemilihan DKI 7, sebanyak 153.568 suara.

Dapil DKI 7 meliputi wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan, seperti Kecamatan Setiabudi, Kecamatan Kebayoran Lama, Kecamatan Cilandak, Kecamatan Kebayoran Baru, Kecamatan Pesanggrahan. Dengan perolehan suara tersebut Gerindra mendapat 19 kursi.

Adapun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berada di urutan ketiga dengan jumlah 917.005 suara. PKS sempat berada di posisi kedua namun disalip Gerindra.

Partai berlambang bulan sabit ini paling banyak mendapat suara di dapil 8 dengan total 138.002 suara. Dapil 8 meliputi wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan yang terdiri dari Kecamatan Tebet, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Pancoran, Jagakarsa.

Maka dari itu, PKS berhak mendapatkan 16 kursi. Lalu, di posisi keempat ada partai baru, Partai Solidaritas Indonesia yang berhasil meraup 404.508 suara. PSI akan mendapat 10 kursi.

Di urutan lima besar ada Partai Demokrat dengan 386.434 suara.

Demokrat paling banyak mendapatkan suara di dapil 9 yang meliputi wilayah administrasi Jakarta Barat; Kecamatan Cengkareng, Kecamatan Kalideres, Kecamatan Tambora. Dengan begitu Demokrat mendapat sembilan kursi.

Adapun Partai Amanat Nasional (PAN) berada di posisi keenam dengan perolehan delapan kursi, lalu Partai NasDem mendapat tujuh kursi, dan Golkar mendapatkan enam kursi di DPRD DKI.