MEGAPOLITAN

Raih Suara Fantastis di Jaksel, M. Taufik Sebut Caleg Gerindra Ini Pahlawan

MONITOR, Jakarta – Partai Gerindra mendominasi perolehan suara di Jakarta Selatan (Jaksel). Bahkan salah satu calegnya yang berada di daerah pemilihan (dapil) 8, Purwanto berhasil meraup suara fantasis sebanyak 36.782 suara.

Kepastian perolehan suara yang diraup Purwanto tersebut berdasarkan rapat pleno KPUD DKI Jakarta di Bidakara, Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Dengan raihan suara yang mencapai 36 ribu lebih tersebut, Purwanto, disebut sebagai caleg yang memperoleh suara terbanyak di DKI Jakarta. Perolehan suara Purwanto terbanyak di raih di Kecamatan Jagakarsa dengan perolehan 28.037 suara. Sementara sisanya didapat dari 4 kecamatan lainnya yaitu Pasar Minggu, Tebet, Pancoran dan Mampang Prapatan.

Merespon perolehan suara Purwanto ini, Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik mengaku bersukur dan berterima kasih kepada Purwanto.

Bahkan, Taufik mengatakan, Purwanto berhasil menjalankan instruksi partai dan layak disebut sebagai pahlawan partai.

“Saya bersukur dan mengucapkan terima kasih pada Pak Purwanto. Beliau telah berhasil memperoleh suara terbanyak di dapil 8,” ujar Taufik saat ditemui di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

“Purwanto saya kira layak disebut sebagai pahlawan partai,” tambah Taufik.

Sementara itu, soal tidak meratanya perolehan suara yang dihasilkan Purwanto di dapil 8, menurut Taufik bukan masalah dan tidak melanggar aturan.

“Saya rasa perolehan suara merata dari semua kecamatan di dapil 8 yang didapatnya. Selain itu tidak ada persoalan dan aturan yang dilanggar. KPU saja tidak protes,” tegas Taufik.

Untuk diketahui pada dapil 8, Partai Gerindra dipastikan memperoleh 4 kursi di DPRD DKI Jakarta, dari 12 kursi yang diperebutkan dengan 153.568 suara di susul PKS 138.002 (2kursi), PDIP 118.797 (2 kursi), dan sisanya 1 kursi di dapat PAN dengan perolehan suara 55.899, Demokrat 40.816, PKB 36.580, dan PSI 36.249 suara.

Recent Posts

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

1 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

2 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

3 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

3 jam yang lalu

Redam Energi Kemarahan Massa, Pemerintah Diminta Lebih Aktif Libatkan Tokoh Agama

MONITOR, Jakarta - Mantan Aktivis 98, Arif Mirdjaja mengimbau agar pemerintah lebih aktif lagi melibatkan…

5 jam yang lalu

Kemenag Tunda MHQ Internasional Penyandang Disabilitas Netra 2025

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) bersama…

5 jam yang lalu