Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil untuk Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi (Kompak) Ahmad Hariri mendesak KPK untuk berkerja sesuai dengan acuan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Kendati semua itu, Neta berpandangan bahwa KPK kedepannya sangat memerlukan komisioner yang tegas. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa kisruh ini harus segera diselesaiakan.
Ia meminta supaya komisi III DPR RI sebagai mitra kerja segera memanggil semua jajaran internal institusi anti rasuah tersebut. Neta juga mengingatkan agar tidak ada tebang pilih dalam penyelesaian persoalan ini, bila ada yang diduga melakukan pelanggaran etik, maka harus diperiksa.
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…
MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…
MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…
MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…