Hari Pertama Beroperasi, Operator Catat 27 Ribu Kendaraan Lalui Tol Pandaan-Malang

117
Pantauan lalulintas di jalan tol Pandaan-Malang

MONITOR, Malang – Antusiasme masyarakat untuk menggunakan Jalan Tol Pandaan-Malang dinilai baik. Tercatat, pasca sehari setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tepatnya Selasa (14/05) sejak pukul 07.00 WIB ada 37.163 kendaraan yang melalui.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.455 kendaraan mengakses Jalan Tol Pandaan-Malang untuk menuju Pandaan, sementara 13.708 kendaraan sisanya menuju Malang. Selain itu, tercatat kendaraan golongan I mendominasi kendaraan yang melintasi Jalan Tol Pandaan-Malang.

Menurut Direktur Utama PT JPM Agus Purnomo, jumlah tersebut masih dapat jauh bertambah, terutama pada akhir pekan.

“Jalan Tol Pandaan-Malang dapat mempersingkat waktu tempuh Surabaya menuju Malang atau sebaliknya menjadi 1 hingga 1,5 jam, dibandingkan jika melewati jalan arteri atau non tol waktu tempuhnya bisa 2 hingga 3 jam. Hal ini tentu saja memudahkan masyarakat untuk bersilahturahmi dengan keluarga atau sekedar menikmati destinasi wisata di Malang Raya,” jelas Agus.

Jalan Tol Pandaan-Malang memiliki total panjang jalan 38,488 Km, dimana tiga seksi yang diresmikan oleh Presiden mencakup Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 Km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 Km dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 Km.

“Selain tiga seksi yang telah diresmikan kemarin, PT JPM akan meningkatkan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2019 dengan membuka Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 Km yg saat ini progres kontruksinya sdh mencapai 82.327% untuk beroperasi fungsional. Sedangkan untuk seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,113 Km yang masih dalam tahap konstruksi saat ini progresnya telah mencapai 37.293 %,” ungkapnya.

Jalan tol yang memiliki lansekap indah ini akan beroperasi tanpa tarif hingga Lebaran nanti guna memberikan sosialisasi optimal kepada masyarakat serta sekaligus juga menambah opsi akses jalan bagi para pemudik sehingga turut memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2019.