PAN Sebut Pansus Pemilu Bisa Turunkan Tensi Politik

24
Politikus Partai Amanat Nasional Saleh Partaonan Daulay (dok: jitunews)

MONITOR, Jakarta – Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan usulan pembentukan panitia khusus (Pansus) DPR RI terkait penyelenggaraan pemilu serentak 2019 sebagai langkah mendinginkan suhu politik nasional.

“Langkah pembentukan pansus juga dinilai sebagai langkah untuk mendinginkan suhu politik,” kata Saleh, di Jakarta, Jumat (9/5).

Selain itu, sambung Saleh, pembentukan pansus justru dapat menguntungkan bagi penyelenggara terhadap hasil pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Hasil pemilu yang akan ditetapkan oleh KPU akan semakin legitimate jika pansus juga menilai pemilu sudah berjalan dengan benar,” sebut dia.

“Jikapun ada masalah, biarlah nanti pansus yang memberikan catatan dan langkah politik yang perlu ditempuh nantinya,” ucap Saleh.

Jika merujuk pada kepentingab politik, lanjut Saleh, maka pansus pemilu DPR RI bisa menjadi alat kepentingan kedua belah pihak, baik dari kelompok badan pemenangan nasional (BPN) Prabowo-Sandi maupun tim kampanyr nasional (TKN) Jokowi-Amin.

“Kalau dihitung-hitung, tidak hanya BPN yang bekepentingan terhadap pansus itu. TKN juga memiliki kepentingan. Bagi BPN, pansus penting untuk mengungkap kecurangan yang dinilai terjadi,” terang dia.

“Sebaliknya bagi TKN, pansus diperlukan untuk membuktikan kalau pemilu sudah berjalan baik sesuai dengan ketentuan yang ada,” tandasnya.