PEMERINTAHAN

Jelang Reshuffle, Pengamat Sebut Empat Menteri ini Layak Dipertahankan

MONITOR, Jakarta -Mendekati masa jabatan terakhir kabinet Jokowi-JK, isu resufle berhembus dan hangat dibicarakan publik. Pihak istana pun melalui Staf Khusus Presiden, Johan Budi tidak menampik akan adanya isu perombakan kabinet itu.

“Kalaupun ada reshuffle habis Lebaran, tidak dikaitkan dengan nyaleg tapi lebih kepada kinerja. Pak Presiden tidak melihat kapan periode pertama berakhir. Tapi saya dengar tidak sebelum Lebaran karena menghadapi banyak hal,” kata Johan Budi, Rabu (8/5/2019).

Terkait hal itu, pengamat politik dan kebijakan publik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik (PKPK) Muh. Saiful menilai bila reshuffle benar akan dilakukan oleh Presiden Jokowi maka setidaknya ada 4 Menteri yang perlu dipertahankan oleh Jokowi;

Pertama adalah menteri PUPR Basuki. Menteri Basuki dinilai mampu menterjemahkan visi Jokowi tentang infrastruktur dan menjalankannya dengan baik. Basuki adalah garda terdepan dalam menghadirkan prasasti simbol pembangunan Jokowi.

“Menteri Basuki bisa dikatakan sangat jitu menerjemahkan visi Jokowi terkait infrastruktur”, ujar Muh. Saiful, (9/5/2019)

Kedua, menurut Saiful, menteri yang layak dipertahankan adalah Menteri Perikanan, Susi Pudjiastuti. Kendati berbagai kebijakannya juga memunculkan polemik tapi kebijakan keras Susi dalam usaha meningkatkan produk perikanan patut diacungi jempol.

“Gayanya yang lugas membuat dirinya dianugerahi julukan the next people champion oleh banyak kalangan”, imbuhnya.

Ketiga adalah Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Kebijakan Amran yang sangat memperhatikan kesejahteraan petani mampu menggenjot hasil pertanian secara signifikan.

“Amran berhasil menjaga stok keamanan pangan yang membuat rakyat lebih nyaman sebab ketersediaan pasokannya aman. Kecuali Menteri Perdagangan, kebijakan Menteri Amran minim protes dari rakyat dan khalayak pertanian”, katanya.

Keempat Bambang Brodjonegoro, Menteri/Kepala Bappenas. Kajian perencanaan yang tepat dan akurat membuat Jokowi lebih mudah menetapkan kebijakan strategis, yang terbaru adalah keputusan tentang pemindahan Ibukota.

Menurut Saiful, sejumlah nama-nama lain yang memang sangat dekat dengan Presiden dan sangat mungkin masih dipertahankan antara lain Mensesneg Pratikno dan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan.

“Menteri Luhut dan Menteri Pratikno memang dikenal dekat dengan Presiden Jokowi dan sangat mungkin masih dipertahankan”, pungkasnya.

Sebelumnya, isu reshuffle kabinet para menteri pembantu Presiden Jokowi kian menguat pasca Pilpres 2019 ini. Hal ini lantaran beberapa menteri ada yang harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baik menjadi saksi maupun kantornya digeledah.

Selain itu, ada pula menteri yang lolos di Pileg 2019 sehingga bisa melenggang ke Senayan, sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Recent Posts

UU PPRT Diharap Jamin Hak Hingga Tingkatkan Harkat dan Martabat PRT

MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…

11 jam yang lalu

DPR Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng Hingga BBM yang Beratkan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…

11 jam yang lalu

Unhan RI Kukuhkan Prof. Aris Sarjito sebagai Guru Besar, Tegaskan Keniscayaan Modernisasi Pertahanan

MONITOR, Bogor - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Aris…

18 jam yang lalu

Kementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa ke Ghana

MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…

19 jam yang lalu

Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan 24 Jam di Madinah, Sistem Rujukan Rumah Sakit Siaga untuk Jemaah Haji 2026

MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…

20 jam yang lalu

DPR Sahkan UU PPRT, Ketua Komisi XIII DPR: Ini Komitmen Tinggi Memanusiakan Manusia

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyambut baik disahkannya Undang-undang Pelindungan…

21 jam yang lalu