Prabowo Subianto saat menggelar jumpa pers di Jl Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).
MONITOR, Jakarta – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menggelar jumpa pers terkait dengan situasi nasional pasca pemilu dan sebelum pleno penetapan pemenang pulpres 22 Mei mendatang di kediamannya di Jl Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019).
Salah satu yang menjadi perhatian khusus Prabowo adalah terkait meninggalnya ratusan anggota Kelompok Peyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Ia meminta diusut tuntas dan mendorong agar jasadnya divisum sehingga jelas akar persoalan penyebab meninggalnya.
“Kami berbela sungkawa dan kami mohon pihak yang berwajib untuk menyelesaikan dan mengusut hal ini sehingga jelas bagi semua unsur apa yang terjadi sebenarnya,” kata Prabowo.
“Perlu ada, kami rasa suatu visum atau pemeriksaan medis KPPS petugas-petugas tersebut yang meninggal,” tegas Prabowo.
“Yang telah meninggal dalam proses Pemilu ini. Hal ini belum pernah terjadi dalam sejarah Pemilu Republik Indonesia,” tambahnya.
Sebagai informasi, Hingga Selasa (7/5) kemarin, KPU menyatakan ada 456 anggota KPPS yang meninggal dunia dan 4.310 orang sakit.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerima hibah lahan dan bangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dari…
MONITOR, Jakarta - Komisi VI DPR RI melakukan evaluasi terhadap penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda…
MONITOR, Jakarta - Guru Raudhatul Athfal (RA) yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA)…
MONITOR, Jakarta - Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi, menegaskan pentingnya integritas dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan apresiasi dari Komisi VII…
MONITOR, Kairo - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup tidak dapat dipisahkan…