POLITIK

Ditolak Kubu 02, KPU Surabaya Tetapkan Jokowi-Ma’ruf jadi Pemenang Pilpres

MONITOR, Surabaya – Kendati mendapat penolakan dari kubu Prabowo-Sandi, KPU Surabaya tetap memenangkan perolehan suara pasangan calon (paslon) presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dalam rapat pleno rekapitulasi suara di Kota Surabaya, Jawa Timur

Paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapat 1.124.966 suara, sementara paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno memperoleh 478.439 suara.

Rekapitulasi suara tingkat kota sendiri berlangsung selama delapan hari yang dimulai sejak 30 April sampai 7 Mei. Proses rekapitulasi ini digelar di Kantor KPU Kota Surabaya. Rekapitulasi suara membutuhkan waktu sampai delapan hari karena Surabaya memiliki 31 kecamatan.

Sayangnya, hasil rekapitulasi suara tingkat kota ini ditolak oleh saksi dari Prabowo-Sandi yakni Agus Fahrudin. Ia menjalankan instruksi untuk menolak hasil rekapitulasi suara di tingkat kota. Agus menghadiri proses rekapitulasi sebagai peserta pemilu.

“Kami menjalankan instruksi untuk tidak menandatangi dokumen apa pun,” ungkap Agus.

Sedangkan Khoirul, saksi dari Jokowi-Ma’ruf Amin, menyatakan sangat puas dengan hasil rekapitulasi tersebut. Sebab, prosesnya berjalan terbuka dan tidak ada kendala yang sangat berarti.

“Rekapitulasi di tingkat Kota Surabaya berjalan lancar. Tidak ada perbedaan yang signifikan dari penghitungan awal sampai selesai,” ucap Khoirul.

Sementara Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi, Rabu (8/4), tak menampik soal adanya saksi dari paslon 02 Prabowo-Sandi yang tidak menandatangani hasil rekapitulasi tingkat kota. Meskipun begitu, tidak menggugurkan hasil rekapitulasi suara yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah proses rekapitulasi suara, baik pilpres maupun pemilu, berjalan lancar. Kami memulai rekapitulasi tingkat kota pada 30 April sampai 7 Mei malam. Kami akan menyerahkan kotak suara berisi model DB dan DB1 hasil rekapitulasi ke tingkat provinsi untuk diplenokan,” pungkasnya.

Recent Posts

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

8 jam yang lalu

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…

8 jam yang lalu

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

18 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

18 jam yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

1 hari yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…

1 hari yang lalu