Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago
MONITOR, Jakarta – Usulan agar perhelatan pemilu serentak dievaluasi semakin menguat. Bahkan Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Amin merespon positif usulan ini.
“Kami sih setuju saja kalau memang pelaksanaan pemilu serentak ini harus di evaluasi selama itu demi kebaikan bangsa dan negara,” ungkap Juru Bicara TKN Irma Suryani Chaniago.
Irma pun tak menampik pelaksanaan pemilu serentak tahun ini menyisakan masalah, diantaranya banyaknya anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia saat menjalankan ataupun usai bertugas.
“Banyaknya korban jiwa yang dialami para petugas KPPS, saya kira memang harus menjadi perhatian serius agar pemilu serentak ini dievaluasi lagi,” jelasnya.
Terkait usulan evaluasi pemilu serentak dikatakan Irma, kalau boleh usul pihaknya pelaksanaan Pilpres digelar lebih dahulu baru kemudian Pileg di gelar.
“Saya kira kalau ada perbedaan waktu atau hari antara Pilpres dan Pileg mungkin para petugas KPPS tidak akan terlalu capek dan kelelahan saat menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Tak hanya itu, kata Irma diipisahnya waktu antara pilpres dengan pileg agar pemilih bisa lebih berkonsentrasi dalam menentukan pilihan.
“Konsentrasi pemilih juga tidak terpecah kemana-kemana,” pungkas.
Seperti diketahui akibat kelelahan saat menjalankan tugas banyak petugas KPPS yang jatuh sakit bahkan meninggal dunia. Dari informasi yang diperoleh tercatat korban meninggal petugas KPPS jumlahnya terus bertambah mencapai 144 orang. Sementara yang mengalami sakit berjumlah 883 orang.
MONITOR, Jakarta - Prajurit TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin yang tergabung dalam Tim SAR gabungan berhasil…
MONITOR, Jakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) diwakili oleh Inspektur Wilayah I,…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa transformasi teknologi…
MONITOR, Jakarta - Tingkat kepatuhan pejabata Kementerian Agama untuk menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara…
MONITOR, Jakarta - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2026 dibekali pendidikan dan…