Beda Arah Politik saat Pemilu, Hubungan Prasetyo-Taufik Kembali Mesra

Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi dan M. Taufik

MONITOR, Jakarta – Sempat beda arah politik saat pemilu, hubungan dua pentolan politik di Jakarta, Prasetio Edi Marsudi dan M Taufik kembali mesra.

Pras yang tercatat sebagai Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Jakarta dan M Taufik yang tercatat sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi di Jakarta terlihat berpelukan dalam acara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balaikota Jakarta, Rabu (24/4).

“Pemilu kan sudah selesai, kami pun cair lagi dong,” ungkap Pras saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta Rabu (24/4).

Ketua DPRD DKI Jakarta ini pun berharap apa yang dilakukan bersama Taufik yang juga duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Jakarta bisa diikuti oleh semua pejabat-pejabat diseluruh Indonesia.

“Bagi pejabat-pejabat di daerah lain yang kebetulan berbeda kubu juga mesti melakukan hal yang sama seperti saya dan Pak Taufik, harus kembali mesra. Perhelatan pemilu sudah selesai dan harus diterima dengan lapang dada dari setiap hasil yang ada,” terangnya.

Pras pun menyarankan kepada lapisan masyarakat agar setelah melewati pesta demokrasi ini harus banyak tersenyum bukan ketegangan.

“Ingat pemilu sudah selesai, mari kita hargai dan kita apresiasi apapun hasilnya,” ajak Pras.

Sama seperti Pras, Ketua DPD M Taufik menyatakan, hubungan dirinya dengan orang nomor satu di parlemen Kebon Sirih itu sudah tak ada masalah.

Kata Taufik, selama enam bulan lalu tak pernah main bareng dengan dia, kini ia akan kembali merajut hubungan baik dengan Prasetio.

“Pak Pras ini sahabat lama saya, temen main dulu, ya sampai sekarang masih main terus. Tapi enam bulan kira-kira sempat keputus mainnya dan hari ini, mulai besok kita akan main lagi,” ujarnya.

Taufik menyebut, gesekan antara politisi yang berlainan kubu dalam perhelatan pemilu adalah hal wajar.

“Yang jelas bahwa Kami merasa Jakarta harus lebih aman harus lebih tenang. Dan Jakarta punya nafas yang bagus dan punya nafas yang harum untuk bangsa Indonesia,” pungkas Taufik.