HEADLINE

Ada Pengerahan Brimob ke Jakarta, Ini Kata Polri

MONITOR, Jakarta – Paska perhelatan Pilpres dan Pileg 2019, masyarakat dikagetkan dengan adanya pengerahan aparat satuan brigade mobil (Brimob) di berbagai daerah ke Ibukota.

Pihak Markas Besar (Mabes) Polri pun menyatakan kalau pengerahan anggota Brimob diberbagai daerah tersebut sebagai antisipatif kepolisian dalam menghadapi sesuatu hal yang tak diinginkan paska pemilu.

“Tidak ada yang genting di Jakarta. Kami hanya melakukan antisipatif saja terhadap segala kemungkinan paska pemilu,”ungkap Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Disebutkan Dedi, apabila melihat Jakarta secara umum kondisinya aman terkendali.

“Namun demikian kendati aman dan terkendali, kita tidak boleh menganggap enteng persoalan pengamanan,”ujarnya.

Namun sayangnya Dedi irit bicara ketika ditanya jumlah total kekuatan pasukan Brimob dari berbagai daerah yang kini sudah masuk ke Jakarta.

“Kami tidak bisa sebutkan karena itu sudah SOP, “tegasnya.

Menyinggung sampai kapan pengerahan personil aparat Brimob ini di Ibukota ?

“Fokus sampai pelantikan legislatif serta pasangan presiden-wakil presiden,”terangnya.

Menurut Dedi, bicara pengamanan Jakarta memang selalu dilakukan paska pemilu. Itu karena Jakarta adalah Ibukota yang menjadi barometer nasional.

“Karena Jakarta menjadi barometer bagi daerah lain di Indonesia makanya Jakarta harus aman. Tugas Polri dan TNI harua menjaga keamanan itu,”tegasnya

Seperti diketahui, paska pemilu aparat kepolisian melalui Polda mengirimkan pasukan Brimob nya untuk melakukan pengamanan di Jakarta.

Polda Jambi dikabarkan mengirimkan dua kompi (lebih kurang 200) personel. Polda Maluku mengirimkan dua SSK (Satuan Setingkat Kompi),
Polda Bali mengirimkan sekitar dua kompi serta Polda Kalimantan Barat mengirimkan sekitar satu kompi.

Kabar terakhir Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mengirimkan dua kompi. ()

Recent Posts

Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…

47 menit yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

5 jam yang lalu

Analis: Listyo Sigit di KSP Perkuat Perspektif Keamanan dalam Pengawalan Pembangunan

MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…

6 jam yang lalu

Panen Padi Temanggung Tembus 10,2 Ton/Ha, Komisi IV DPR dorong Pemupukan Berimbang

MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…

7 jam yang lalu

Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas pelayanan ibadah haji, Menteri bersama…

12 jam yang lalu

Analis Meyakini Kapolri Baru Mampu Melanjutkan Transformasi Polri Berkesinambungan

MONITOR - Transformasi Polri tidak boleh ikut berganti setiap kali tongkat komando berpindah tangan. Di…

12 jam yang lalu