Penyidik senior KPK Novel Baswedan (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan angkat suara soal adanya pihak-pihak yang menginginkan dirinya didepak dari KPK. Novel pun membantah keras terkait isu yang menyebut dirinya terafiliasi partai politik tertentu.
“Tidak benar kalau ada yang bilang saya terafiliasi dengan salah satu partai pada Pemilu 2019,”tegas Nove di sela peringatan dua tahun teror terhadapnya di kantor KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).
Dikatakan Novel, pihaknya merasa harus bertanggung jawab untuk menjawab dan menjelaskan adanya tuduhan-tuduhan yang terkait dengan parpol.
“Saya tegaskan kembali tuduhan itu tak benar,” tandasnya.
Bahkan Novel pun menjelaskan secara gamblang kalau di internal KPK terdapat mekanisme dan pola kerja yang saling mengontrol serta mengawasi satu dan lainnya.
“Perlu diketahui, tidak ada satu pun pekerjaan di KPK yang hanya berada di bawah satu bidang kerja atau direktorat,”jelasnya.
“Sehingga apabila dituduh bahwa ada orang saya atau siapa pun mengendalikan ataupun mengakomodir suatu penanganan untuk kepentingan politik maka itu sama saja menghina KPK tidak berintegritas,”sambungnya.
Novel pun memastikan, kalau dirinya tidak memiliki kepentingan politik apapun selama mengabdi di KPK.
Bahkan kata Novel, dirinya tidak akan membiarkan jika terdapat personel KPK yang terafiliasi dengan partai politik.
“Jadi jelas ya, saya tidak punya kepentingan apapun di KPK apalagi ke area politik,”pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…
MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluluskan 1.565 peserta evaluasi teori calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja…
MONITOR, Jakarta – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar mengajak seluruh…
MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan seluruh pegawai Kementerian Komunikasi dan…