MEGAPOLITAN

Tol Jakarta-Cikampek Padat, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

MONITOR, Bekasi – Pagi ini terjadi kepadatan volume kendaraan di beberapa titik Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (8/4). Kemacetan ini diakibatkan dua kendaraan besar yang mengalami gangguan di jarak 500m setelah Gerbang Tol (GT) Cikunir 2 menuju arah Rorotan, yaitu kontainer peti kemas mengalami patah as sekitar pukul 05.55 WIB dan kemudian di lajur yang bersebelahan, truk bermuatan sepeda motor mengalami amblas roda belakang pada pukul 07.37 WIB yang menyebabkan jalur ke arah Rorotan tertutup total.

Mengenai kondisi ini, Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Irra Susiyanti mengatakan pihaknya sudah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas dengan cara mengalihkan arus lalu lintas arah Rorotan menuju keluar arteri Jatiasih untuk kemudian masuk kembali ke Jalan Tol JORR arah Rorotan.

“Selain itu, sodetan di depan Kantor Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek juga dibuka untuk mengurangi beban kepadatan lalu lintas sehingga pengguna jalan dapat langsung keluar menuju jalan arteri Bekasi Barat,” ujar Irra dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/4).

Irra menjelaskan, penanganan gangguan untuk kedua truk ditangani oleh petugas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek hingga seluruh lajur dapat dilintasi dengan normal kembali pada pukul 09.00 WIB.

“Penanganan memakan waktu yang cukup lama mengingat petugas harus mengevakuasi kedua kendaraan tersebut dengan menggunakan alat berat atau crane,” terangnya.

Sementara itu, untuk kepadatan arah Cikampek merupakan akibat dari penutupan sebagian lajur di beberapa lokasi pekerjaan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated yang dikerjakan pada periode window time pukul 22.00-05.00 WIB. Beberapa titik pekerjaan terletak di Km 14, Km 22 dan Km 41 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek untuk pekerjaan erection girder.

“Rekayasa lalu lintas yang dilakukan adalah dengan melakukan contraflow di sekitar area pekerjaan untuk membagi beban lalu lintas sehingga dapat mengurangi kepadatan akibat penutupan lajur dimaksud, diantaranya adalah contraflow Km 13+500 s.d Km 14+200 dan Km 21+600 s.d Km 22+400 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek,” jelasnya.

Recent Posts

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

10 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

1 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

2 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

3 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

3 hari yang lalu