PERTANIAN

Gagal Bertani Mangga, Petani Kuningan Banting Setir Tanam Kelapa Bantuan Kementan

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali menyalurkan bantuan untuk petani Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (28/3) bantuan yang dibagikan diantaranya bibit kelapa unggul yang buahnya diklaim lebih banyak dari pada bibit kelapa biasa.

Salah satu penerima bantuan, Syafei (61) tahun mengaku bersyukur menerima bibit tersebut, hal itu lantaran dirinya berpengalaman dalam menanam kelapa biasa yang baru 15 tahun baru dapat dipanen buahnya.

“Bibit ini kita pertama ya syukur alhamdulillah, cuman percobaan ini. Kalau kita nanam yang biasa lima belas tahun baru berbuah,” ujar Syafei saat dijumpai di lokasi pembagian bibit oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Desa Kadugede, Kecamatan Kadugede, Kuningan, Jawa Barat.

Selain menanam kelapa, Syafei mengaku gagal dalam menanam pohon mangga di lahan seluas 1,5 hektar lantaran diserang berbagai macam penyakit, untuk itu dirinya ingin banting setir dengan menanam kelapa dari bibit yang ia terima di lahan tersebut.

“Saya petani mangga, tapi karena kurang berhasil, banyak penyakit ya saya pengen ambil alih tanaman itu, lahannya satu hektar setengah tapi udah ditanami mangga kurang berhasil,” ujarnya.

Diketahui saat launching beberapa waktu yang lalu, varietas kelapa unggul adalah Kelapa Bido. Kelapa jenis ini punya banyak keunggulan, yakni pertumbuhan meninggi pohon yang berlangsung lambat, cepat berbuah (3 tahun setelah tanam), ukuran buahnya bulat dan besar (2,5 kg/butir), memiliki potensi hasil kopra (lebih dari 4 ton kopra/ha/tahun atau 4 kali lebih tinggi dari rata-rata nasional yang hanya 1,1 ton kopra /ha/tahun). Selain itu, beratnya 320 gr/butir dan kadar minyak 58,34 persen.

Selain itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menuturkan, penghasil kelapa terbaik adalah indonesia, untuk itu pihaknya terus berusaha menggenjot produksi kelapa, salah satunya dengan memberikan bantuan bibit kelapa unggul kepada petani.

“Di Eropa sekarang lagi booming kelapa, bapak-ibu tahu? padahal kelapa terbaik di dunia adalah kelapa Indonesia,” tandasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Sampaikan Duka, Jemaah JKG-27 Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…

3 jam yang lalu

Kemnaker: Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang

MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…

4 jam yang lalu

Seluruh Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci, Layanan Armuzna Dimatangkan

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab…

5 jam yang lalu

Menteri UMKM dan Menkomdigi Berkolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace

MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman berkolaborasi dengan Menteri…

5 jam yang lalu

Sering jadi Titik Krusial, Komnas Haji minta Pengelolaan Muzdalifah jadi Prioritas Utama Puncak Haji 2026

MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…

20 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Pemanfaatan Biodiversitas Laut Berbasis Inovasi menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…

20 jam yang lalu