JABAR-BANTEN

Petani Milenial se-Jabar Kumpulkan Donasi Rp 300 Juta untuk Jokowi-Ma’ruf

MONITOR, Bandung – Perwakilan Ribuan petani milenial jawa barat menyumbang senilai 300 juta kepada tim pemenangan Calaon Presiden 01 Jokowi-Maruf Amin. Di sekretariat Posko bersama Sahabat rakyat indonesia, Bandung. Minggu (24/03/2019).

Seftiany kartika Direktur KUB Situsaeur rancage kab Garut mewakili Rribuan petani milenial menyerahkan Sumbangan tersebut kepada Tim pemenangan Sahabat Rakyat Indonesia (SRI Jabar) yang berhasil dikumpulkan dari petani milenial jawa barat, “dukungan ini sebagai komitmen bagi keberlanjutan bagi program regenerasi petani yang merupakan salah satu keberhasilan pemerintahan Jokowi yang kami jalankan di desa kami”

Seftiany mengungkapkan, donasi 300 juta dari petani milenial yang tergabung dalam kelembagaan petani muda Kelompok usaha bersama Gempita murni dari keringat kaum milenial, donasi ini tidak sebanding dengan dukungan dan bantuan pemerintah demi penciptaan lapangan kerja di desa-desa buat kaum milenial.

Seftiyani merincikan donasi ini dari ratusan kelompok tani Milenial KUB, yang terbesar dari Kelompok usaha bersama Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung, dan kabupaten Garut” rincinya

“ini donasi hasil dari panen jagung, sebab komoditi ini sangat mudah dan cocok bagi kami kaum milenial untuk memulai terjun di dunia agribisnis” ungkap sefti

Sefti menjelaskan, donasi 300 juta dari petani milenial jawa barat yang merupakan besutan gerakan pemuda tani Indonesia – Gempita-, menjadi bukti gerakan kaum muda atau milenial akan sangat berarti bila diberikan kesempatan dan dukungan oleh pemerintah,

“kaum milenial punya energi dan kapasitas, imajinasi kaum muda tidak diragukan untuk mengembalikan kejayaan pertanian nusantara, nah kepercayaan Jokowi kepada kaum milenial lewat program gempita hari ini salah satu buktinya.

“bantuan pemerintahkepada kaum milenial selama ini sebagai stimulan untuk memulai menjadikan desa sebagai pusat penggerak ekonomi Indonesia” jelasnya

“semoga sumbangan kami ini dapat bernilai untuk memastikan keberlanjutan program regenerasi petani melalui Gempita, milenial bisa berbuat lebih banyak di desa kami, inovasi dan bantuan mekanisasi pertanian menjadi modal kami melayani petani menjadi kebahagiaan kami”. Ungkap direktur Milenial ini

Menurut koordinator Sahabat rakyat Indonesia Jawa barat, dadan muttaqien, inisiatif kaum milenial khususnya petani milenial ini terus bergerak ciptakan lapangan kerja di desa-desa , mereka telah menjadi bagian kesuksesan program regenerasi petani di jawa barat” jelas dadan yang merupakan sekretaris Gempita Korwil Jawa Barat

Dadan mengungkapkan “kami meyakini, donasi ini tidak sampai disini saja, pasalnya, masih banyak teman teman baru panen diakhir maret akan bergerak sama, memberikan bantuan untuk perjuangan memenangkan capres 01 Jokowi Maruf” pungkasnya.

Recent Posts

Tercatat 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Berhasil Pulang ke Tanah Air

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Staf Teknis Urusan Haji terus…

7 menit yang lalu

DPR Desak ASDP Perketat Keamanan Kapal Merak-Bakauheni Jelang Mudik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendorong PT ASDP Indonesia Ferry…

7 jam yang lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, Komnas Haji: Keputusan Arab Saudi Jadi Penentu Keberangkatan Haji 2026

MONITOR, Ciputat – Menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) perdana ibadah haji 2026 M/1447 H yang…

11 jam yang lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Uskup Asia Juli 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Antonius…

11 jam yang lalu

Tegaskan Kepengurusan Sah di Bawah Gugum Ridho Putra, DPP PBB: Tolak Penunjukan Pj Ketum

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho…

12 jam yang lalu

Ketua Banggar DPR: Subsidi Salah Sasaran Capai 80 Persen, Bebani APBN

MONITOR, Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti masih tingginya ketidaktepatan…

13 jam yang lalu